Terlampau



Pentigraf: Yant Kaiy

Menyesal adalah kata terakhir dari sebuah keputusan salah. Walau benar dan salah bagian hidup manusia itu sendiri. Orang takkan pernah bisa menghindar pada kenyataan pahit sekaligus menyedihkan. Sebagai orang bijak tidak gampang memvonis dirinya paling benar.

Seperti Tonah, saat ini dirinya menganggap manusia paling terbodoh di dunia. Karena satu pengkhianatan melumatkan asa tersisa. Hari-harinya tak ubahnya bagai dalam kobaran api neraka. Padahal sarjana Tonah didapat dari luar negeri.

Tapi urusan cinta, Tonah keok. Ia terpanggang dalam derita. Ia berjuang bangkit. Menyongsong hari indah.[]

Pasongsongan, 24/3/2021



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD

Mitos Uang Bernomer 999

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’