Berkelit



Pentigraf: Yant Kaiy

Rakus menjadi bagian gaya hidupnya. Tona mempertahankan egonya demi keuntungan bersama kelompoknya. Hukum bagi mereka seolah bisa dibeli, paling tidak bisa dicuci dengan duit.

Berulangkali Tona lolos dari jerat pidana korupsi. Acapkali ada celah. Sedangkan media massa menggiring pemikiran bahwa dirinya sosok mulia. Sebuah pertahanan amat jitu.

Ketika pembagian hasil curian tidak adil, Tona tak bisa apa-apa. Tangannya pun rela diborgol.[]

Pasongsongan, 9/2/2021



Postingan populer dari blog ini

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Syiar Al-Qur’an di Pasongsongan: Santriwati PP Annidhamiyah Gelar Tasmi’ Juz 30 dan Khatmil Qur'an

SDN Prancak 3 Gelar Tour Religi: Meneladani Perjuangan Wali Songo sebagai Fondasi Karakter Siswa