Bila Hujan Turun



Pentigraf: Yant Kaiy

Rasa cinta pada negeri gemah ripah lohjinawi, tempat kaki berpijak saat ini memang tidak semegah kata-kata mereka yang duduk di singgasana. Ketika kebohongan, dusta, dhalim, khianat mulai menjalar pada pengertian diri, sontak gatal kepalaku tak dapat ditahan.

Ketika sejahtera impianku jauh panggang dari api tidak serta-merta meluruhkan asa diri. Tetap berharap walau luka menjilat hati. Bukankah miskin tidak selamanya menderita, seperti hujan kadang mendatangkan banjir.

Pemimpin amanah impian rakyat jelata di alam semesta. Selamanya abadi di sanubari.[]

Pasongsongan, 30/12/2020





Postingan populer dari blog ini

Semarak Malam Lepas Pisah Kelas Akhir SDN Pasongsongan 4, Kepsek Titipkan 4 Pesan Penting untuk Lulusan

Momentum Penuh Haru dan Motivasi, TK Negeri dan SDN Guluk-Guluk 1 Gelar Lepas Pisah serta Kenaikan Kelas

Semarak Malam Perpisahan Kelas 6 SDN Pasongsongan 1, Lestarikan Budaya Lewat Tari Topeng Dalang