Virus Corona
Pentigraf: Yant Kaiy
Debur berlari menghindar dari terkamannya yang buas
mematikan. Orang-orang juga ketakutan seperti Debur yang bersembunyi di gua
kehidupan. Di sini Debur merasakan satu ketenangan, kedamaian, ketentraman
batin yang luar biasa. Ternyata dinding gua menyimpan daya serap untuk
ketakutan-ketakutan itu.
Seperti kebimbangan Debur, mereka seolah setengah tak
percaya dengan hal-hal gaib. Padahal ia juga tak bisa dilihat tapi bisa
membunuh mereka. Juga Dia yang tak bisa diraba dengan mata telanjang
keberadaan-Nya. Masihkah mungkin mereka berkelit lagi dari kesibukan kerja yang
menguras tenaga, pikiran, waktu tak bersisa setiap harinya?
Ketika Debur keluar dari gua, tepuk tangan mereka
bergemuruh. Hati Debur tidak lagi bimbang bahwa Tuhan itu ada bersamanya;
bersemayam di hatinya.
Pasongsongan, 17/3/2020

