Sinting

apoymadura.yant-kaiy/artis india priyanka chopra

Pentigraf: Yant Kaiy

Semakin tak jelas kemauannya. Tonah maunya enak sendiri. Tak peduli terhadap orang lain yang tersiksa karena ulahnya. Ia akan terus meluncur sampai ujung harapan. Wajar kalau akhirnya ia seringkali jadi pemenang dalam setiap persaingan. Tepatnya, ia tidak mau ribet dengan urusan perasaan.

Tapi Tonah akhirnya kena batunya. Perasaannya tercabik ketika Debur memutuskan cintanya. Ia menangis seharian. Meraung dalam kamar seperti anak kecil. Ternyata ia rapuh juga dalam urusan asmara.

Ketika aku pulang kerja, langkahku dihentikan Tonah di depan kamar indekos. Ia seperti orang gila. Ia memelukku. Kau kemana saja kok baru pulang, Bur?  Aku telah lama menunggumu…

Pasongsongan, 15/3/2020


LihatTutupKomentar