Mengalah


Pentigraf: Yant Kaiy
Selalu aku berusaha mengalah dalam beberapa hal. Baik itu soal tema pembicaraan dan bersikap. Seringkali aku juga membantu dia kalau ada kesulitan di rumahnya karena suaminya sedang bekerja di Malaysia. Pokoknya apa saja yang dia tidak bisa, aku menolongnya. Termasuk masalah keuangan karena kiriman suaminya acapkali terlambat datang.

Suatu ketika aku dengan para tetangga ingin melayat orang meninggal dunia. Dia sudah diajak tetangga sebelah rumah. Pada jam yang sudah ditetapkan, kami meluncur ke tempat tujuan. Pulangnya dia melabrakku. Kalimatnya terdengar tidak enak di telinga. Aku tak mempedulikannya.

Selanjutnya dia tak pernah menyahut bila kuajak bicara. Bahkan ia juga tak pernah lagi ke rumahku. Bodoh amat!

Pasongsongan 26/3/2020


Komentar

Popular Posts

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara

NU Abu-Abu Soal Imigran Yaman, Diam yang Justru Menggelapkan Akal Sehat

Indonesia Milik Siapa? Anekdot Klaim Aulia Tarim dan Nasab yang Merasa Paling Berhak