Manfaat Konsumsi Buah bagi Kesehatan
Opini: Slamet Jayadi*)
Benarkah masyarakat kita kurang makan buah? Pertanyaan tersebut perlu pembuktian. Pada
kebiasaan pola makan sehari-hari sebagian besar masyarakat ternyata kurang
seimbang.
Kekurangseimbangan tersebut adalah lantaran konsumsi buah perkapita
perhari yang masih rendah, dibanding negara lain seperti Singapura, Jepang,
atau Australia.
Berdasarkan WHO kebutuhan rata-rata akan buah segar secara
individu adalah 400 gram/hari. Akan tetapi karena pola hidup masyarakat kita
yang cenderung disibukkan oleh pekerjaan, maka kebiasaan makan buah menjadi
terabaikan. Mereka justru beralih ke makanan cepat saji (junk food), yang dirasa lebih praktis, dan efesien. Dari sinilah
pada gilirannya terjadi image masyarakat Indonesia yang hidup di alam agraris
yang sangat subur justru kurang makan buah, suatu hal yang sangat ironis.
Maanfaat Buah untuk
Kesehatan
Manfaat buah untuk kesehatan tubuh sangat beragam. Selain untuk
memelihara kesehatan, kandungan nutrisi pada buah juga bermanfaat untuk
melindungi tubuh dari penyakit bahkan dapat membantu proses penyembuhan
penyakit.
Umumnya, semua buah mengandung nutrisi yang diperlukan tubuh.
Nutrisi yang terkandung didalamnya membuat manfaat buah untuk kesehatan tidak
diragukan lagi. Kandungan nutrisinya menjaga tubuh tetap sehat, juga melindungi
tubuh dari kerusakan akibat zat kimia yang masuk dan menyebabkan gangguan.
Adapun kandungan nutrisi
yang ada pada buah antara lain:
Vitamin dan mineral, seperti vitamin C, asam folat, kalium,
vitamin A (beta karoten), vitamin E, magnesium, zinc.
Air dan Antioksidan serta fitonutrien juga memberi manfaat
tersendiri bagi kesehatan tubuh.
Pentingnya Mengonsumsi Buah Setiap Hari
Buah-buahan diketahui memiliki kadar lemak dan gula yang
rendah, buah juga sumber serat terbaik yang bermanfaat bagi kesehatan
pencernaan. Mengonsumsi buah-buahan setiap hari merupakan cara diet yang baik,
selain juga dapat menunjang gaya hidup sehat.
Berikut beberapa manfaat
buah bagi kesehatan tubuh :
1. Mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang ideal.
2, Menurunkan kadar kolesterol.
Menurunkan tekanan darah.
3. Menurunkan risiko penyakit, seperti diabetes tipe 2, stroke,
penyakit jantung, kanker dan hipertensi.
4. Kandungan serat pada buah membantu mencegah dan mengatasi
masalah pencernaan, seperti sembelit.
5. Menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait
penuaan, katarak, dan degenerasi manula.
Porsi Makan Buah yang
Direkomendasikan WHO
Agar mendapatkan manfaat buah untuk kesehatan secara maksimal,
konsumsilah buah-buahan dalam porsi yang benar. Badan Kesehatan Dunia atau
World Health Organization (WHO) merekomendasikan 5 porsi atau sekitar 400 gram
buah dan sayuran setiap hari. Dengan mengonsumsi lima porsi buah dan sayuran,
bisa menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, dan juga kanker.
Untuk mempermudah Anda dalam penyajiannya, satu porsi buah
setara dengan:
Satu buah berukuran besar, seperti apel, pear, pisang, jeruk
atau satu potong besar melon.
Dua buah berukuran kecil, seperti plum dan kiwi.
Satu cangkir atau 100 gram buah anggur, stroberi, jeruk bali,
rasberi, atau buah ceri.
Dua sendok makan salad buah, atau pun buah kalengan.
Satu sendok makan buah kering.
Satu gelas (150 ml) jus buah segar.
Anda bisa mengonsumsinya dalam berbagai jenis, seperti dalam
bentuk segar, beku, kalengan, kering, atau dalam bentuk jus. Pasalnya, tidak
ada satu jenis buah atau sayuran yang mengandung semua nutrisi lengkap yang
dibutuhkan tubuh. Jadi, Anda disarankan untuk mengonsumsi beragam buah dan
sayuran yang berbeda setiap harinya. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan
kombinasi nutrisi yang berbeda dari setiap buah dan sayuran yang dikonsumsi.
Tips Memilih dan
Menerapkan Makan Buah dalam Menu Harian Anda
Untuk memaksimalkan kualitas kandungan nutrisinya berikut
beberapa tips memilih buah yang baik:
Belilah buah ketika sesuai musim buah tersebut, misalnya
membeli buah mangga di saat musim mangga tiba. Ini cara jitu untuk memastikan
buah sudah matang pada waktunya atau tanpa proses pematangan paksa dengan zat
Harganya juga pasti lebih murah dibandingkan ketika tidak musimnya.
Pilih buah yang masih segar, dengan kualitas yang baik. Anda
bisa menilai kondisi buah dari permukaan kulit dan batangnya. Pilihlah yang tidak
cacat atau busuk.
Jangan lupa membersihkan buah dengan mencucinya menggunakan air
mengalir sebelum dikupas dan dimakan.
Dapatkan kombinasi nutrisi dengan menyajikan buah beraneka
ragam warna di setiap porsi
Menerapkan kebiasaan
makan buah setiap hari dapat Anda lakukan dengan cara :
Menyertakan buah dan sayuran sebagai menu harian Anda, pada
makan pagi, makan siang, makan malam, dan camilan di waktu santai.
Sajikan buah sebagai camilan sehat yang bisa Anda bawa ke
kantor, ke sekolah, atau ke tempat bermain anak-snak/keluarga.
Letakkan buah segar di tempat yang terlihat dan mudah
dijangkau, seperti di meja makan. Ini agar Anda selalu tertarik makan buah
ketika melihatnya.
Cobalah untuk berkreasi dalam menyajikan buah dengan
resep-resep terkini. Anda juga bisa menyajikan buah dengan warna dan tekstur
yang berbeda untuk meningkatkan selera Anda dan keluarga untuk makan buah.
Hindari mengonsumsi jus buah dan buah kering yang banyak
mengandung gula. Jika Anda menginginkan jus buah, buatlah tanpa gula. Buah
segar yang belum diproses tentu memiliki kandungan gizi yang lebih baik
daripada yang telah diolah.
Kendati manfaat buah untuk kesehatan sangat banyak, namun ada
sebagian orang yang harus membatasi atau menghindarinya, misalnya orang yang
memiliki intoleransi terhadap fruktosa. Penderita intoleransi fruktosa bisa
saja mengalami masalah pencernaan setelah mengonsumsi buah tertentu.
Apabila Anda memiliki kondisi medis tertentu atau sedang
menjalani program diet, dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter terkait buah
apa yang dapat Anda konsumsi sesuai dengan kondisi Anda. ***
Tentang Penulis :
Slamet Jayadi adalah Pegawai RSUD Gambiran Kota Kediri,
Jawa Timur
Editor: Yant Kaiy
