Jejak Masa Silam

apoymadura.yant-kaiy/artis india deepika padukone

Pentigraf: Yant Kaiy

Kenangan itu terasa kemarin saja berlalu. Peristiwa itu takkan pernah kembali. Sikapku kepadanya mengusik pikiran saban malam. Bagaimana aku bisa menghapusnya. Karena kebersamaan antara aku dan Tonah terjalin 40 tahun lampau. Ada sikapku yang membuat air matanya mengalir, sebab sebuah perbedaan yang menurutku salah.

Aku tak pernah mengaji keinginannya. Menurutku yang baik itulah yang mesti dilakukan. Padahal ide Tonah kadang lebih baik ketika gagasanku gagal dalam perjalanannya.

Penyesalan kadangkala berkelebat di benak. Tapi semua tidak akan mengembalikan pernik-pernik kemesraan yang pernah kami reguk. Sungguh, kepergiaanya membuat aku terluka. Pasti hanya doa yang membuat dirinya bahagia di alam sana.

Pasongsongan, 14/3/2020


LihatTutupKomentar