Gejolak Dendam

apoymadura+yant+kaiy/artis India Alia bhatt

Pentigraf: Yant Kaiy

Dendamku senantiasa menggelegak terhadapnya. Dia telah memobilisasi kaum muda di desaku untuk menyudutkan segala gerak-langkahku. Sehingga aku terkurung diantara pergaulan hidup sehari-hari.  Tapi aku tetap saja menembus kabut itu. Tak penting bagiku surut satu langkah pun, lantaran apa yang kuperbuat benar menurut takaran norma yang ada.

Sesungguhnya aku tak punya banyak waktu untuk membencinya walau dendam di batin ini senantiasa bergemuruh. Tiada guna membenci mereka. Aku hanya yakin kalau orang yang tidak berbuat salah akan mendapat perlindungan Tuhan. Kalau keyakinanku ini salah, berarti ayat-ayat Tuhan yang tertuang di kitab suci setiap agama itu keliru juga.

Gejolak dendam itu memang akan senantiasa menghias hidup siapa pun. Sebagai pengacara, aku tak mau dendam itu meraja di dada. Maka aku jadikan dendam sebagai pemicu semangat dalam membela umat tertindas akibat kemunafikan-kemunafikan orang yang hanya mementingkan isi perutnya sendiri.

Pasongsongan, 1/3/2020



LihatTutupKomentar