Aborsi
Pentigraf: Yant Kaiy
Tiba-tiba ada perasaan bosan di hati Tonah untuk bercinta
lagi. Perjalanan perahu cintanya kandas di tepian karang, hancur
berkeping-keping.Semua itu bukan ulah Tonah, tapi Debur telah berlaku tidak
adil dan berkhianat terhadap ikrar sebelumnya. Bahwa dia akan menikahinya
setelah punya kerja.
Sebagai pihak yang sangat dirugikan, Tonah telah melakukan
aborsi. Perbuatan dosa itu terpaksa dilakukan karena mereka belum siap punya
anak.
Malam ini Tonah duduk termangu di depan cermin. Pikirannya
kacau. Ia lalu bangkit, segera ke masjid untuk shalat berjamaah. Dirinya tak
mau rapuh akibat dosa. Bukankah pintu
ampunan-Nya senantiasa terbuka.
Pasongsongan, 6/3/2020
