Tips Tidur Sehat Menurut M.S. Arifin
| MS.Arifin owner Komunitas Therapy Banyu Urip Yogyakarta (Foto: Yant Kaiy) |
YOGYAKARTA, apoymadura.com - M.S. Arifin adalah owner
Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. Di Jl. Selokan Mataram
No.197 A Sinduadi, Mlati, Sleman tempat
praktek pengobatan ramuan herbalnya, dengan sikap lembut ia mempersilakan apoymadura
untuk sekadar wawancara tentang kesehatan. Sabtu (8/2/2020).
Kendati ia seorang tentara yang
masih aktif dengan postur tubuh yang gagah, tak terlihat kesan seram pada raut
wajahnya. Sepotong senyum senantiasa menghias sikapnya yang bersahaja.
Ketika apoymadura bertanya tentang tidur yang sehat ala
Komunitas Therapy Banyu Urip, ia dengan jelas dan lugas menjabarkannya.
“Tubuh manusia itu butuh
istirahat atau tidur. Apabila pola tidur itu tidak baik, maka bukan kesegaran
yang diperoleh tubuh setelah bangun tidur. Tak jarang tubuh kadang merasa
pegal-pegal, kepala agak pusing. Kalau sudah begitu, kita kerja pun tidak
bergairah,” ujar M.S. Arifin yang lahir dan besar di Desa Pasongsongan Sumenep.
Menurutnya, ternyata tidur selain
di malam hari, kadang manusia perlu tidur juga pada siang hari. Umumnya bagi mereka yang pada malam hari
lembur karena suatu pekerjaan. Siang hari biasanya menjadi alternatif tidur
untuk melakukan aktfitas pada malam hari selanjutnya.
“Ada beberapa kaidah dalam Islam tentang
tidur yang baik. Dan hal ini menjadi rujukan bagi kami di Komunitas Therapy
Banyu Urip. Karena sejatinya tidur itu menjadi sarana penyembuhan efektif bagi
seseorang,” pintasnya terus terang.
Lebih jauh M.S. Arifin
menerangkan, kalau tidur siang itu terbagi menjadi tiga kategori, diantaranya:
Tidur hailullah, tidur qoilullah, dan tidur ‘ailullah.
Tidur hailullah adalah tidur
sehabis shalat subuh. Tidur diwaktu ini tidak baik karena bisa mengahalangi
riski. Tidur qailullah adalag tidur sebelum melaksanakan shalat dhuhur sekitar
25-30 menit. Tidur diwaktu ini sangat dianjurkan dan sangat bermanfaat.
Sedangkan tidur ‘ailullah adalah tidur sehabis shalat ashar. Tidur saat sore
hari ini dapat menyebabkan penyakit.
“Kaidah waktu tidur ini juga
perlu mendapat perhatian bagi siapa saja. Anda ingin sehat, maka pilihlah waktu
terbaik bagi kita,” sambungnya meyakinkan.
Di samping kaidah waktu tidur
yang diperhatikan, juga amat penting soal posisi tidur yang baik untuk
kesehatan. Yaitu miring kekanan, meletakkan tangan di bawah pipi, tidak tidur
dengan cara tengkurap, dan tidur dengan tidak menyamping ke kiri.
“Jangan lupa pula ambil wudhu dan
baca doa sebelum tidur. Insya Allah kita tidur pun dicatat sebagai ibadah. Ini
kan namanya dua keuntungan. Dapat sehat dan dapat pahala,” pungkas M.S. Arifin
yang berpangkat sertu di Polisi Militer. (Yant Kaiy)
