Manfaat Jalan Kaki Menurut M.S. Arfin, owner Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta
| MS.Arifin owner Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta. (Foto: Yant Kaiy) |
YOGYAKARTA, apoymadura.com - Orang jaman sekarang jarang yang
berjalan kaki. Dalam jarak tidak sampai 500 meter saja menaiki sepeda motor.
Apalagi sampai lebih 500 meter. Prinsipnya ingin menghemat waktu, karena
pekerjaan yang menumpuk jadi tdak sempat meluangkan waktu berjalan kaki.
Padahal faedah berjalan kaki itu banyak sekali.
Sekarang semua orang tahu kalau berjalan
kaki itu menyehatkan. Daftar bacaan online yang membahas manfaat jalan kaki
sering diunggah. Tak jarang di berbagai sosial media juga berulangkali
diposting, bagaimana jalan kaki itu bisa menyehatkan.
M.S. Arifin dari Komunitas
Therapy Ramuan Banyu Urip di Yogyakarta menjelaskan tentang manfaat jalan kaki.
Di tempat prakteknya, di Jalan Selokan Mataram No.197A Sleman Yogyakarta, apoymadura
mewawancarainya dalam sebuah kesempatan. Sabtu (8/2/2020).
![]() |
| M.S. Arifin dan mitra kerjanya. (Foto: Yant Kaiy) |
“Gaya hidup jaman sekarang memang
kadang melupakan arti sehat itu sendiri. Banyak orang yang ingin sehat tapi
maunya yang instan. Kebiasaan hidup yang instan ini tidak hanya berlaku bagi
makanan. Juga telah merambah pada tataran gaya hidup itu sendiri,” terang M.S.
Arifin dalam merespons perubahan gaya hidup masyarakat.
Membiasakan diri berjalan kaki
selama 30 menit sehari adalah perilaku sehat yang luar biasa. Memang ada banyak
orang menganggap remeh jalan kaki. Dalam Komunitas Therapy Banyu Urip punya
prinsip dasar, kalau seseorang ingin hidup sehat, maka ia mesti disiplin:
Olahraga, olah nafas, olah pikir, olah batin, dan olah masakan 4 sehat 5
sempurna.
“Tentang olahraga, kami sangat
menganjurkan kepada para pasien untuk membiasakan diri berolahraga. Meluangkan
waktu 15 sampai 30 menit berolahraga dalam sehari akan dapat menjaga stamina
dan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserng penyakit. Berolahraga
yang cukup sederhana adalah berjalan kaki,” ujar M.S. Arifin yang baru-baru ini
ada beberapa negara Afrika yang mau menjalin kerjasama. Bahkan ada juga
pengusaha dari Amerika dan Australia yang hadir ke Yogyakarta langsung.
Tentang manfaat jalan kaki
menurut M.S. Arifin.
“Jalan kaki bisa membakar kalori
lemak dalam tubuh, memperbaiki suasana hati, menjaga kesehatan jantung,
meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi risiko diabetes dan
osteoporosis. Dan jangan heran kalau jalan kaki juga berfaedah memperkokoh daya
ingat dan menekan risiko demensia, meningkatkan produktivitas dan kreativitas. Paru-paru
juga akan sehat apabila berjalan kaki itu di alam pegunungan yang udaranya
tidak tecemar.”
Betapa luar biasa manfaat jalan
kaki. Maka dari itulah, jadikan jalan kaki menjadi kebutuhan bukan sekadar
kebiasaan, imbuh M.S. Arifin. (Yant Kaiy)

