Banyak Siswa Bukan Jaminan: Meninjau Ulang Makna "Sekolah Favorit" di Era Zonasi
Setiap memasuki musim penerimaan peserta didik baru, pemandangan yang sama selalu berulang: para orang tua berbondong-bondong, bahkan rela berebut, demi mengamankan satu kursi di sekolah yang berlabel "favorit". Jarak rumah yang jauh seringkali diabaikan, padahal ada sekolah sederajat yang lokasinya hanya beberapa ratus meter dari tempat tinggal mereka. Fenomena ini memicu pertanyaan mendasar: apa sebenarnya yang membuat sebuah sekolah disebut favorit? Apakah indikator utamanya adalah jumlah siswa yang melimpah dan gedung yang selalu penuh sesak? Mitos Kuantitas dan Narasi "Kepercayaan Masyarakat" Sebagian sekolah beranggapan bahwa kian banyak siswa yang mendaftar dan diterima, makin tinggi pula legitimasi kualitas mereka. Buka pintu seluas-luasnya, tambah kuota rombongan belajar, lalu berlindung di balik frasa: "Ini adalah wujud kepercayaan wali siswa." Tapi, mengukur kualitas pendidikan semata-mata dari kuantitas peserta didik adalah pandangan yang ke...