CERPEN: Mangga Ranum dan Rahasia di Saku Usang

Nostalgia cinta 80-an: Rahasia hati buat Tina yang terhalang kasta. Kenangan manis sebutir mangga yang bikin baper. Intip kisah puitis selengkapnya!

Bagiku tahun 80-an merupakan kenangan manis. Sulit terlupakan. Dimana rindu hanya bisa dititipkan pada angina. Bukan pada layar gawai.

Di bawah langit SMA nan jingga, namamu, Tina, adalah doa yang paling sering kupanjatkan. Tapi paling keras kupendam.

Aku sadar siapa diriku. Aku adalah cowok dengan sepatu yang mulai menipis solnya. Masa depan yang masih jadi teka-teki.

Bagiku, engkau adalah rembulan. Terlalu tinggi untuk kuraih dengan tangan yang kosong.

Karena aku tak punya apa-apa, maka kupilih diam sebagai cara terbaik untuk mencintaimu.

Namun, ingatan itu selalu pulang setiap kali musim mangga tiba.

Aroma manis buah yang masak di pohon seolah membawa jiwaku kembali ke gerbang sekolah itu.

Kala itu, kau mendekat, tersenyum lebih manis dari madu, dan menyodorkan sebutir mangga ke tanganku.

"Ini untukmu!," ucapmu singkat.

Engkau mungkin tak pernah tahu, mangga itu tidak langsung kumakan.

Aku memandanginya berjam-jam, membayangkan keberanian yang tidak pernah kupunya.

Bagimu, itu mungkin hanya pemberian biasa. Bagiku, itu adalah harta karun dari cinta pertama yang tak sempat terucap.

Kini, puluhan tahun berlalu, sarana komunikasi telah melipat jarak dunia.

Tapi, tiap kali wangi mangga berkelebat di udara, aku kembali jadi remaja SMA yang malu-malu itu, yang mencintaimu dalam sunyi, menyimpan namamu di saku baju usang, dan membiarkan rasa itu tetap abadi, meski tak pernah kau miliki. [k4y]

LihatTutupKomentar
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617
ApoyMadura_20260225_085139617