Agus Sugianto: Kepala SDN Panaongan 3 yang Menanamkan Perilaku Baik melalui Restitusi💪

Sdn panaongan 3 kecamatan pasongsongan
SDN Panaongan 3 berlokasi di pelosok Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan. [Foto: Surya]

SUMENEP - Masalah pendidikan bukan hanya soal akademik, tapi juga tentang pembentukan karakter peserta didik. 

Hal inilah yang senantiasa ditekankan Agus Sugianto, Kepala SDN Panaongan 3, Kecamatan Pasongsongan. 

Dengan dedikasi tinggi, ia tidak hanya memastikan siswa-siswinya pintar secara akademis, tapi diharapkan juga bisa tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. 

"Salah satu metode yang kami terapkan adalah restitusi, sebuah pendekatan untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang adil tanpa merugikan pihak manapun," ungkapnya. Rabu (7/5/2025). 

Agus Sugianto percaya, bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak usia dini. 

Ia menjelaskan, setiap hari dirinya tidak hanya memantau perkembangan pembelajaran, tapi juga memastikan bahwa siswa-siswanya memahami nilai-nilai seperti kejujuran, empati, dan tanggung jawab. 

"Manakala ada siswa yang melakukan kesalahan, kami tidak langsung memberikan hukuman keras, melainkan membimbing mereka untuk menyadari kesalahan dan memperbaikinya," terangnya. 

Salah satu pendekatan yang kerap ia gunakan adalah restitusi. Misalnya, jika ada siswa yang merusak barang milik temannya, Agus Sugianto tidak hanya menegur, tapi juga mengajak siswa tersebut untuk memperbaiki atau mengganti barang tersebut. 

Dengan cara ini, siswa bisa belajar bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, dan mereka harus bertanggung jawab atas apa yang dilakukan.

"Restitusi bukan sekadar hukuman, tapi proses pembelajaran. Anak-anak harus paham bahwa kesalahan bisa diperbaiki, dan mereka harus berusaha menebusnya," tambahnya. 

Dampak Positif pada Lingkungan Sekolah

Berkat pendekatan ini, SDN Panaongan 3 dikenal sebagai sekolah yang harmonis dan penuh toleransi. 

Para siswa tumbuh dengan kesadaran untuk menghormati satu sama lain, dan kasus perundungan atau perselisihan dapat diminimalisir. 

Orang tua murid pun mengapresiasi cara Agus Sugianto dalam membimbing anak-anak mereka menjadi pribadi yang lebih baik. [Surya]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung