Sua Suka
| Get Google |
Pentigraf: Yant Kaiy
Pada ujung senja Tonah berjumpa dengan lelaki impiannya
semasa di SMA. Senyum, sapa, jabat tangan, dan basa-basi elemen penting
baginya. Sekian lama mereka menjalani hidup bersama pasangannya masing-masing,
pelan tapi pasti mereka mulai mengais sisa kenangan. Ada sejumput gairah untuk
mengulangnya.
Ketika mereka akan berpisah, mata keduanya bertemu di satu
noktah. Mereka mengurai pertemuan jadi ilusi.
Ketika Tonah sampai di rumah, suaminya terlihat kecewa.
Seutas senyum terpaksa menyambut kedatangannya. Tonah mencari alasan dari
keterlambatannya. Ia segera masuk rumah karena anak bungsunya lagi menangis.
Pasongsongan,11/4/2020
