Pasca Covid-19: Kades Pasongsongan Angkat Bicara
![]() |
| Kades Pasongsongan AS.Harianto (kanan) bersama Yant Kaiy dari apoymadura.com. |
Apoymadura.com – Dampak
dari virus corona (Covid-19) dari sisi sosial kemasyarakatan cukup luas. Ruang gerak aktivitas sehari-hari jadi teganggu. Sendi-sendi kehidupan terpengaruh hebat.
Adanya batasan-batasan yang dianjurkan pemerintah, seperti menghindari keramaian, jaga jarak aman dan disiplin untuk melaksanakannya (physical distancing), tidak boleh kumpul-kumpul, lebih banyak tinggal di rumah (stay at home).
Adanya batasan-batasan yang dianjurkan pemerintah, seperti menghindari keramaian, jaga jarak aman dan disiplin untuk melaksanakannya (physical distancing), tidak boleh kumpul-kumpul, lebih banyak tinggal di rumah (stay at home).
Himbauan itu bertujuan menghambat dan menghentikan laju penyebaran virus corona agar tidak tambah meluas.
“Dari sisi perekonomian masyarakat sangat terasa efeknya.
Terutama masyarakat tingkat bawah yang bakerja hari ini untuk makan besok. Ini
sangat dilematis. Satu sisi takut terpapar virus corona, satu sisi lagi
anak-istri khawatir tidak makan,” komentar Kades Pasongsongan AS.Harianto
kepada apoymadura.com ketika dijumpai
di kediamannya Dusun Lebak. Sabtu (11/4/2020).
Kades Pasongsongan yang lebih akrab dipanggil Ian ini
mengharapkan kepada pemerintah pusat agar memikirkan dengan bijak nasib
masyarakat. Dalam hal ini tentang kesejahteraannya. Sebab pukulan terberat ada
pada kelompok masyarakat ekonomi lemah.
“Pemerintah memang telah menggratiskan tagihan listrik PLN.
Tapi lebih penting lagi soal kebutuhan sembako. Lebih-lebih setelah pasca Covid-19 nanti. Bantuan sembako sangat diharapkan
bagi mereka yang non-Pegawai Negeri,” tambah AS. Harianto demi melihat realita
warganya.
Warga Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep hingga
saat ini memang belum ada yang terjangkit virus corona. Sebagai daerah yang
berbatasan dengan Kabupaten Pamekasan, maka Muspika Pasongsongan mendirikan Pos
Pantau Kesiap Siagaan Pencegahan Covid-19 di sebelah barat Koramil Pasongsongan.
(Yant
Kaiy)

