Senyum Tulus

apoymadura.yant-kaiy/artis india kajol

Pentigraf: Yant Kaiy

Parasnya biasa-biasa saja. Tapi senyumnya, bagiku yang paling berkesan dari dia. Senyum ketika masih di bangku SMP dulu. Tidak berubah sampai tiga belas tahun detik ini. Kami dipertemukan  di acara temu kangen di gedung sekolah kami, tempat kami mengenyam pendidikan.

Pulang dari reuni, wajah Tonah selalu membayang di pelupuk mata. Aku seolah tersihir dengan senyuman itu. Kupejamkan mata sekali lagi, tetap saja bibir tipis itu menggoda imanku. Padahal aku tak mungkin bisa lagi seperti yang dulu, karena aku telah punya istri dan anak. Oh…

Kemarau cinta dari istri, mengeringkan benih asmara di dada. Mungkin hujan cinta telah bosan menyirami kasih-sayang kami seperti dulu?

Pasongsongan, 12/3/2020


LihatTutupKomentar