Prasmanan




Pentigraf: Yant Kaiy
Suatu ketika Debur dengan para tetangganya menghadiri kondangan perkawinan di desanya. Setelah acara beramah tamah, mereka lalu dipersilakan ke ruang makan oleh tuan rumah. Di ruang makan sudah tersedia makanan dengan mempersilakan tamu mengambil dan memilih sendiri hidangan yang disukainya.

Secara bergantian mereka mengambil makanan. Lantas mereka makan. Debur ternyata kebanyakan mengambil nasi. Sedangkan rombongan undangan sudah selesai mencuci tangannya. Makanan di piring Debur belum habis. Duh, agak terburu-buru jadinya.

Ini pengalaman agak memalukan bagi Debur.

Pasongsongan, 22/3/2020


LihatTutupKomentar