Kritik Membangun
Pentigraf: Yant Kaiy
Seorang penguasa dimana pun tidak akan bisa lepas dari
sebuah kritik. Tonah yang mendapat mandat dari rakyat akhirnya menjadi penguasa
di desanya. Perjuangannya membuahkan hasil. Ia merekrut tim sukses cerdas
dengan modal yang digelontorkan tidak sedikit. Ibarat mobil. Untuk bisa jalan
ia butuh sopir dan bensin. Bensin di sini adalah dana. Tonah menyadari kalau
dua komponen ini sangat vital.
Tapi setelah Tonah berkuasa, ada saja hal yang tidak sesuai
dengan selera warganya. Mulai dari jalan yang cepat rusak, jembatan, pemasangan
paving di jalan-jalan kampung, persoalan sampah, dan lain sebagainya. Ia bilang
kepada rakyatnya agar bersabar. Pembangunan itu harus mendahulukan yang
prioritas.
Mereka tetap tidak sabar dalam penantian begitu lama. Kritik
mereka semakin meruncing. Tonah tak bisa berbuat apa-apa walau seorang penguasa.
Pasongsongan, 17/3/2020

