Jilbab Berlumpur

apoymadura.yant-kaiy/india alisha panwar

Pentigraf: Yant Kaiy

Dengan mengenakan jilbab jingga Tonah melenggang di gang sempit menuju tempat tinggalnya. Sampai di rumah ternyata Debur sudah menunggunya. Kedua orang Tonah mengerti kalau Debur lelaki baik. Tak ada kesan dia pria brengsek. Maka dia diperkenankan untuk menjadi pacar anaknya.

Mereka berdua keluar dengan mengendarai sepeda motor. Malam Minggu memang sudah menjadi acara tetap mereka berkencan. Setelah makan bersama di restoran langganan, mereka menuju taman kota. Banyak muda-mudi nongkrong di situ.

Setelah puas bercerita apa saja, lalu menuju hotel. Di kamar mereka bermesraan. Debur melepas baju, celana, dan jilbab Tonah. Kedua insan berlainan jenis tanpa sehelai benang itu saling serang, menumpahkan rindu menggelegak. Ternyata… Tonah hanya memberi jilbab kepalanya, bukan hatinya.

Pasongsongan, 13/3/2020


LihatTutupKomentar