Budaya Menabung

apoymadura+yant+kaiy/artis india shruti haasan

Pentigraf: Yant Kaiy

Sedari kecil aku diajarkan Ayah menabung di celengan terbuat dari tanah. Yang mengasyikkan kalau sudah penuh. Celengan dipecahkan lalu dibelanjakan. Biasanya untuk membeli pakaian, sepatu, bahkan pernah membeli anting emas.

Tapi kadang kalau sedang ada kebutuhan membeli sesuatu dan Ayah lagi tidak pegang uang, biasanya aku mencongkel dengan lidi di lubang tempat memasukkan uang. Ini tidak hanya berlaku padaku saja, teman-teman sekolah lain juga demikian.

Kini aku sudah bersuami. Kebiasaan menabung itu terus berlanjut  dan tidak di celengan lagi. Suamiku biasanya mengambil barang dulu, membayarnya belakangan, alias kredit.

Pasongsongan, 3/3/2020



LihatTutupKomentar