Berpisah


Pentigraf: Yant Kaiy
Tonah begitu kecewa terhadap keputusan Debur. Ia juga sakit hati karena kata-kata Debur mengaitkan sikap dirinya dengan sikap orang yang tak terpelajar. Justru dirinyalah yang brengsek. Mempermainkan cinta wanita seenak dengkulnya. Manisnya ia ambil, sepahnya dibuang begitu saja.

Pengorbanan Tonah untuk cintanya terhadap Debur luar biasa besar. Tidak hanya waktu, keuangan, pikiran, melainkan juga korban perasaan lantaran keluarga besarnya sangat tidak menyukai Debur. Alasannya bibit, bebet, bobot Debur tidak bagus.

Namun Tonah tetap meniti cinta bersamanya sampai akhirnya terjebak dibanyak perbedaan tak terselesaikan dengan bijak.

Pasongsongan, 25/3/2020
LihatTutupKomentar