Owner Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip M.S. Arifin Menjajaki Kerja Sama dengan Budayawan Sumenep Syaf Anton Wr.
![]() |
| Syaf Anton Wr (kiri) dan MS.Arifin (Foto:Yant Kaiy) |
SUMENEP, apoymadura.com - M.S. Arifin bersama dua orang
dari Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Yogyakarta beranjangsana ke tempat
tinggal budayawan sekaligus sastrawan Sumenep, Syaf Anton Wr. di Jl. Pesona
Satelit Blok O/9 Sumenep. Apoymadura
diundang oleh M.S. Arifin dalam pertemuan itu.
Dalam ajang silaturrahmi itu
dibicarakan tentang kemungkinan adanya jalinan kerja sama pemasaran produk
Ramuan Banyu Urip di Sumenep. Syaf Anton sebagai tokoh penting di peta budaya
Madura dan namanya sudah menasional, menyambut baik itikad dari owner komunitas
ini.
“Sebenarnya saya sudah banyak
tahu tentang komunitas pengobatan alternatif ini lewat berita media online. Di
sosial media juga saya sering menjumpainya. Bahkan beberapa video testimoni
saya cermati juga. Banyak yang sukses berobat pada komunitas ini,” ujar Syaf
Anton di awal pembicaraannya. Jumat (20/12/2019).
Sedangkan Arifin yang kebetulan
pulang kampung memanfaatkan waktu yang sempit itu untuk bisa menjalin
komunikasi yang baik. Ramuan Banyu Urip perlu diperkenalkan pada semua lini
masyarakat.
“Tipe masyarakat kita kan
beragam. Ada yang tak sempat membuka media online karena kesibukannya. Nah tipe
orang seperti ini perlu sebuah pendekatan semacam silaturrahmi. Prinsip kami
menyebarkan berita pengobatan herbal ini terus menerus. Berkesinambungan. Di mana ada kesempatan, di
situ kami ketengahkan info,” terang Arifin yang pensiun dini dari tentara.
Dia sangat yakin para pekerja
seni di Kota Keris Sumenep ini akan memberikan ruang tersendiri bagi
komunitasnya. Dari keyakinan inilah muncul ide dari Arifin agar apoymadura
bisa menjadi mediator dalam memperkenalkan komunitasnya pada tokoh penting.
“Alhamdulillah, komunitas pengobatan herbal kami diterima
baik oleh Syaf Anton Wr. Ke depan tentu akan ada langkah-langkah kongkrit dalam
pertemuan ini. Ini awal yang baik, out putnya tentu akan baik pula,” ujar
Arifin yang dalam pulang kampung kali ini mengunjungi ibundanya di Desa
Pasongsongan-Sumenep.
Ketika ditanya, apakah Komunitas
Therapy Ramuan Banyu Urip akan membuka cabang juga di Sumenep.
“Di Kecamatan Pasongsongan
Kabupaten Sumenep sudah ada cabang komunitas kami. Untuk di Kota Sumenep juga sudah
ada beberapa teman yang sudah siap,” pungkasnya. (Yant Kaiy)

