Suku Madura di Mana-Mana: Kerja Keras, Iman Kuat, dan Elegi Kehidupan Rantau

Orang madura masyhur dengan etos kerjanya, penampilan bersahaja

Berbicara soal Suku Madura memang susah luput dari sorotan. 

Mereka ada di mana-mana. Dari pasar sampai proyek. Dari kota besar sampai pelosok. 

Bukan karena ingin terkenal. Tapi karena kerja keras memang jarang bisa disembunyikan.

Di tanah rantau, etos kerja jadi identitas. Bangun pagi. Pulang sore. Kadang malam. Capek itu biasa. Mengeluh itu bonus. 

Maknanya, yang malas sering heran. Kok bisa kuat? Kok bisa tahan? 

Padahal jawabannya sederhana. Karena hidup tidak menunggu niat.

Rasa percaya diri mereka juga sering disalahpahami. Dibilang nekat. Dibilang terlalu yakin. 

Padahal mereka hanya bersandar pada iman. Mayoritas Muslim. Percaya rezeki sudah diatur. Tinggal ikhtiar yang jangan dihemat. 

Kalau gagal, coba lagi. Kalau jatuh, berdiri. 

Karena bagi mereka, Allah SWT tidak pernah salah kirim rezeki. [kay]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Lapangan Kerja Lebih Dibutuhkan Rakyat daripada MBG Makan Gratis

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna