PASONGSONGAN – Kelompok mahasiswa PGSD dari STKIP PGRI Sumenep yang dipimpin Fadilah melakukan observasi pendidikan karakter di SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep. Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mengukur sejauh mana implementasi nilai-nilai Pendidikan Pancasila diterapkan pada siswa sekolah dasar tersebut. Kedatangan Fadilah dan lima rekannya disambut hangat oleh Kepala Sekolah dan para guru. Dalam kunjungannya, Fadilah menyampaikan kesan positif atas keterbukaan pihak sekolah. "Kami merasa terhormat disambut dengan baik; melihat langsung nilai Pancasila dihidupkan disini memberikan inspirasi besar bagi kami sebagai calon pendidik," ungkap Fadilah. Observasi ini fokus pada aspek kedisiplinan, etika, dan semangat gotong royong siswa di lingkungan sekolah. Hasil dari kunjungan ini diharapkan bisa jadi data akurat dalam mendukung penguatan karakter pendidikan di wilayah Sumenep. [Kaiy]
PASONGSONGAN – SDN Padangdangan 2, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep, dipastikan akan ikut serta dalam ajang bergengsi Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Jawa Timur yang diselenggarakan secara daring. Sabtu (18/4/2026). Siti Endang Junnur Aida, S.Pd.I, selaku guru PAI di SDN Padangdangan 2, menyampaikan bahwa pihak sekolah telah mempersiapkan delegasi terbaik untuk berkompetisi di tingkat provinsi tersebut. Tercatat, sebanyak empat peserta didik telah resmi didaftarkan untuk mewakili sekolah. "Kami berupaya memberikan wadah bagi siswa untuk mengasah kemampuan dan kepercayaan diri mereka di bidang keagamaan. Keikutsertaan dalam olimpiade daring ini diharapkan jadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi," ujar Siti Endang Junnur Aida. Adapun keempat siswa yang akan menjadi duta SDN Padangdangan 2 dalam ajang tersebut adalah: Noris Syarifah (Kelas 3), Ana Rofi'ah (Kelas 5), Bilqis Khairun Nisak (Kelas 5), dan Ahmad Zainal Abidin (Kelas 6). Partisipas...
Catatan: Yant Kaiy Membantu seorang teman membuatkan soal-soal Bahasa Madura. Dia seorang guru yang mengajar di salah sebuah SDN di Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep. Sesungguhnya soal-soal itu bagi orang dewasa cukup mudah. Yang susah adalah cara membacanya. Karena pelafalan tulisan jauh berbeda dengan bahasa Indonesia. Vokal pada nada bicara cukup kental. Tak jarang tulisan ‘bang’ dibaca ‘bheng’. Contoh: Pantai Lombang. Kalau orang madura yang mengucapkan menjadi Pantai Lombheng. Berikut soal-soal Bahasa Madura yang saya tulis. Sabtu (24/4/2021). Semoga menambah rasa cinta terhadap bahasa tempat dimana kita lahir dan besar. I. Pasange lang-kaleng (X) ka horop a,b,c , otaba d, e adha’na jawaban se benddher! Mandeng Alam Mandeng Alam Ngabiru ombudda alam Ka’-bungka’an padha bay-lembayan bunganah aba’ mandeng alam sabbar gulina angen ngalesser nyengkap ebbun e baja lagg...