LPI Al-Furqon Panaongan Menanti Uluran Tangan

Kiai Djamaluddin, Pengasuh LPI Al-Furqon Panaongan. (Foto: Yant Kaiy)


Apoymadura, Sumenep – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Furqon di Dusun Benteng Utara Desa Panaongan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep saat ini sedang mengharapkan uluran tangan dari para dermawan. Hal itu dikarenakan lembaga pendidikan yang dibawah naungan LP Ma’arif MWC NU Pasongsongan ini  roboh akibat terjangan banjir pada Rabu (24/2/2021). Otomatis kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu.

“Terpaksa semua peserta didik kami alihkan ke mushalla dan teras rumah. Karena ruang kelas tidak bisa ditempati. Saya kasihan pada mereka,” terang Kiai Djamaluddin, Pengasuh LPI Al-Furqon pada apoymadura.com. Senin (1/3/2021).

Warga sekitar dan para wali murid bergotong royong menurunkan sisa genting. (Foto: Yant Kaiy)


Tatkala ditanya tentang bantuan yang datang dari mana saja, ia mengatakan kalau hingga detik ini hanya dari pribadi Kiai Haji Abdul Hamid Ali Munir.

“Bantuan itu telah saya manfaatkan membersihkan puing-puing bangunan. Beruntung ada warga sekitar ikut membantunya,” ujar Kiai Djamaluddin mengakhiri perbincangan. (Yant Kaiy)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Dua Darah Madura di Panggung Tiga Besar DA7 Indosiar: Hiburan, Prestasi, dan Oase di Tengah Hiruk-Pikuk Politik

Rahasia Sehat Alami: Pulihkan Penyakit Menahun dengan Keajaiban Air Usada Pamungkas

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung

Mitos Uang Bernomer 999

Penuh Haru, SDN Padangdangan 1 Gelar Acara Lepas Pisah untuk Tiga Guru Terbaiknya