Tak Mungkin



Pentigraf: Yant Kaiy

Walau hingga kini aku tetap menyayanginya, namun itu hanya sebatas lamunan, karena antara kami sudah memiliki ikatan resmi dengan orang lain. Banyak perbedaan yang mengakibatkan jalinan cinta kami kandas di tengah jalan. Egoisme orang tuakulah biang keladi semua itu.

Sayangku terbelah. Aku kemudian mengalihkan keputusan untuk bersama dengan orang yang telah menyebabkan aku ada di atas muka bumi.

Saat-saat dilema, aku yakin pasti akan bisa melewatinya. Kini setelah dua puluh tujuh tahun kami dipertemukan kembali.[]

Pasongsongan, 10/2/2021







 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cabang Therapy Banyu Urip Pasuruan Layani Pasien Setiap Hari, Sediakan Pengobatan Gratis di Hari Ahad

Sempat Direvitalisasi, Kondisi Sumber Agung Pasongsongan Kembali Memprihatinkan

Hairus Samad Kenang Sosok Ustadz Patmo: Ulama Muda Berpandangan Jauh ke Depan

Lawan Perundungan, Mahasiswa KKN Unija Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental di SDN Padangdangan 2

Perjalanan Cinta Akhmad Faruk Mirip Sinetron, Berujung di Pelaminan untuk Kedua Kalinya

Usai Libur Panjang, SDN Padangdangan 2 Giatkan Kembali Program ‘Bersase’

Tantangan Pasca-Revitalisasi: Sampah Musim Hujan Masuk ke Sumber Agung, Kades Pasongsongan Siap Beri Dukungan Lanjutan

Mitos Uang Bernomer 999

Contoh Pidato Singkat untuk Santri: Melukis Hakikat Rindu di Balik Ilmu🎤

Peduli Warisan Desa, Pemuda Pakotan Inisiasi KP3L untuk Revitalisasi Sumber Agung