Baju-Mu


 

Baju-Mu

Puisi: Yant Kaiy

 

episode kesenyapan malam

meninabobokan manusia-manusia

dingin menusuk menggoda mata

untuk segera ke peraduan

bagai debu dosa-dosa melumuri atma

seperti hangat baju-Mu kutemukan

dalam sujud-sujud malam

 

subhana rabbiyal a’la wabihamdihi

o, teduh kurasakan di bawah bayangan

rembulan malam-Mu

barangkali kedekatanku pada sisi-Nya

adalah awal dari penghapusan dosa

rumput yang bergoyang pun

tak pernh memberi isyarat jawab tanyaku.

 

Pasongsongan, 1992

 

 

Publish: Koran Berita Yudha (3/1/1993)

 

LihatTutupKomentar