Menguak Dukungan untuk Hairul Anwar

Hairul Anwar, owner Goa Soekarno Pasongsongan-Sumenep
Opini: Yant Kaiy
Dukungan terhadap Hairul Anwar untuk maju ke putaran Pilkada  Sumenep 2020 terus menguat hingga akhir Ramadan tahun ini. Meski Hairul Anwar sampai detik ini masih belum mengeluarkan statement apa pun tentang pencalonan dirinya. Bahkan tak ada selembar poster pun terpajang di pinggir jalan sebagai wujud kalau Hairul Anwar akan maju ke pesta demokrasi itu.

Tapi beberapa media online nasional memberitakan kalau Hairul Anwar akan ikut berkompetisi dalam Pilkada Sumenep. Hairul Anwar digadang akan maju sebagai Bacawabup Sumenep.

Pendukung setia Hairul Anwar begitu optimis kalau dia akan finish lebih awal di Pilkada Sumenep nanti. Karena dia punya beberapa elemen yang mungkin lebih baik dari kandidat lainnya.

Peluang Hairul Anwar
Walaupun belum ada pernyataan resmi dari kubu Hairul Anwar, namun rakyat akar rumput sudah mulai memasang jurus dukungan terhadapnya. Saya agak terkejut dengan dukungan itu. Kenapa Hairul Anwar begitu mendapat tempat luar biasa di hati mereka. Terutama di Kecamatan Pasongsongan, Ambunten, Rubaru, dan Dasuk.

Saya mencoba melakukan investigasi ke arus bawah. Dari banyak jawaban dari mereka, ternyata saya baru tahu kalau di dalam tubuh Hairul Anwar ada tetesan darah seorang waliyullah, yakni Syekh Ali Akbar. Tokoh ulama besar dan kharismatik penyebar agama Islam di pesisir utara Pulau Madura.

Syekh Ali Akbar
Nama lengkapnya Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin. Tokoh ulama disegani yang hidup di abad XV. Beliau masih keturunan Raja Sumenep ke-6, yakni Pangeran Mandaraga. Beliau juga paman dari Raja Sumenep yang ke-29, yakni Bindara Saod. Ibunda Bindara Saod, Nyai Nurima adalah saudara sepupu Syekh Ali Akbar.

Beliau meninggal dunia pada 14 Jumadil Akhir 1000 H/Sabtu, 28 Maret 1592 M. Kuburan Syekh Ali Akbar ada di Dusun Pakotan Desa/Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Keturunan beliau menyebar luas tidak hanya di Sumenep, tapi  banyak juga di wilayah Pamekasan dan Jember. Umumnya para keturunan beliau adalah pengasuh beberapa pondok pesantren yang punya basis massa luar biasa.

Maka wajar kalau sentimen kekerabatan menjadi pemicu dukungan terhadap Hairul Anwar sangat meniscaya dari mereka. Plus, Hairul Anwar selama ini style hidupnya ada kemiripan dengan Syekh Ali Akbar yang selalu peduli terhadap umat. Selalu ada action nyata dari figur bersih Hairul Anwar kepada mereka yang lemah.

Mengenal King
Sedangkan ibunda Hairul Anwar ternyata keturunan King. Siapa King? Beliau adalah warga pendatang dari Tiongkok Tibet. King mendarat di Pelabuhan Pasongsongan pada abad XVIII. King dan keluarganya pemeluk Islam taat yang melakukan aktivitas perniagaan di Desa Pasongsongan. King muda sukses mendominasi jalannya perdagangan dengan menerapkan falsafah pembeli adalah raja.

Kuburan King ada di kawasan pemakaman Sunan Ampel Surabaya. Ceritanya setelah King pulang dari menunaikan ibadah haji menetap di Surabaya sambil berniaga. Tidak lama kemudian King jatuh sakit dan meninggal di situ.

Menurut beberapa keterangan dari keturunan King di Pasongsongan, bahwa kerabat mereka cukup banyak di Kecamatan Batang Batang dan Gapura.

Semakin lengkaplah eksistensi tentang poin lebih yang dimiliki Hairul Anwar. Tentu hal ini menjadi pundi-pundi baginya dalam menyabet suara terbesar kalau ia benar-benar akan bersaing di medan laga Pilkada Sumenep nanti.

Apalagi saat sekarang Hairul Anwar dikenal masyarakat luas sebagai sosok yang begitu tulus dan ikhlas dalam membantu mereka di bawah garis kemiskinan. Sikap peduli ini juga yang jelas akan menggiring mindset mereka dalam menentukan pilihan kepada Hairul Anwar.

Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com
LihatTutupKomentar