Untaian Syukur
Pentigraf: Yant Kaiy
Beruntung aku mendapatkan kembali imam hidupku. Debur adalah
lelaki setia. Penuh pengertian terhadap aku dan anakku hasil perkawinan dengan
almarhum suami terdahulu. Dia seorang
perjaka, menikahiku tidak pamrih.
Aku menyadari, betapa beruntungnya bisa memiliki cintanya.
Sedangkan wajahku tidak terlalu cantik. Aku juga bukan dari keluarga berharta.
Mungkin Tuhan telah menggerakkan hatinya.
Sehingga ia berlabuh di dermaga cintaku.
Bila malam menjelang. Aku sujud syukur, memanjatkan doa
untuk almarhum suami terdahulu dan suami yang sekarang. Tanpa mereka mungkin
aku tak berarti apa-apa.
Pasongsongan, 13/3/2020

