Kerja Nyata

Pentigraf: Yant Kaiy
Berkarya dalam sastra sudah sejak lama ditekuni Debur. Ia seolah tak bisa dipisahkan dunianya dari menulis fiksi dan artikel. Jika ada inspirasi, segera ia menulisnya di mesin ketik manual jadulnya. Tiada hari tanpa berkarya.

Dulu ketika masih di media cetak, ia sering mendapat wesel sebagai honorarium. Tapi kini jamannya media online. Semuanya telah berubah. Namun ia tetap tekun menulis walau tak ada yang membayarnya.

Istrinya bilang, “Menulis memang pekerjaan mulia. Tapi kita butuh makan, Mas. Kerja nyata mungkin lebih penting.”

Pasongsongan, 23/3/2020


Postingan populer dari blog ini

SDN Dungkek I Kembali Pertahankan Juara Umum, Borong 21 Piala di Semarak HUT ke-81 RI

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Pisang Sebagai Pakan Ayam: Manfaat dan Cara Pengolahannya