Harga Diri
Pentigraf: Yant Kaiy
Aku menghormatinya karena Debur juga amat menghormatiku. Begitu besar jasanya padaku, sehingga
perusahaan warisan Ayah yang kukendalikan menuai sukses. Banyak ide-ide dia
yang kujadikan acuan demi maju dan berkembangnya perusahaanku sehingga bisa
bersaing dengan perusahaan besar sejenis. Aku tak mengira jika dia lebih bisa dariku
dalam melakukan manuver.
Dia karyawan biasa di hotel. Pendidikan terakhir Debur hanya
SMA. Dia menikahiku karena aku dihamili pacarku lebih dulu. Kekasihku itu lari
dari kenyataan setelah ia tahu aku berbadan dua. Sebelum aku melahirkan, teman
kuliaku mencarikan cowok yang mau mengawiniku untuk menutup aib keluarga. Dan
Debur mau saja karena rasa kemanusiaan. Tapi kami akhirnya saling mencintai.
Usia pernikahan kami sekarang sudah sebelas tahun dan kami
dikaruniai keturunan. Aku bisa memetik hikmah dari akhlaknya yang menurutku
terbaik, ia menyamaratakan anak-anakku, walau yang sulung bukan darah
dagingnya.
Pasongsongan, 7 Maret 2020
