Puisi: Agus Sugianto

Hasil gambar untuk vignette berwarna


Pencatat Meteran dan Pelanggan
Di beranda depan
Saaat pencatat itu datang
Aku tak bisa memakinya
Karena dia hanya tunaikan kewajiban
Meletakkan angka demi angka
Pada setiap catatan meteran
Aku tak bisa memakinya
Karena dia hanya pegawai rendahan
Yang bekerja atas perintah atasan

Bulan paruh kedua
Kembali dia datang
Dengan topi dan baju itu juga
Senyumpun mengembang
Tak ada alasan tuk kembali bersitegang
Karena dia pegawai rendahan

Lain bulan tambah rajin dia datang
Dengan tagihan meteran semakin menjulang
Adu mulut bersitegang
Tak ada pemecahan
Satu bulan kemudian
Lampupun padam
Gelap
Segelap penyelesaian yang jadi kebijakan

Tanpa terang lampu rumahku jadi kuburan

Sumenep, 10 Pebruari 2019




Biodata Penulis: 
Agus Sugianto, S.Pd, lahir di Sumenep pada tanggal 09 Mei 1973.Alumni STKIP PGRI Sumenep yang punya hobby membaca dan menulis,saat ini menjadi guru di SDN Pasongsongan I Kecamatan Pasongsongan  Kabupaten Sumenep serta mengajar di Madrasah Aliyah Itmamunnajah Pasongsongan – Sumenep.Berorganisasi merupakan salah satu  aktifitas lainnya,sehingga beberapa jabatan kepengurusan di berbagai organisasi ia sandang.Penulis beralamat di Dusun Benteng RT 02 RW 02 Desa Panaongan Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep.Bagi yang ingin menghubungi si pendiam penyuka warna ungu ini bisa menghubungi lewat account facebook dengan nama Agus Sugianto atau email : agussugianto1991@yahoo.com.
Jangan lakukan sebab jika tak inginkan akibat.Apa yang kau dapatkan hari ini adalah akibat dari perbuatan sebabmu di hari kemarin.


LihatTutupKomentar