Begini Rahasia Sukses Kades Padangdangan



Catatan: Yant Kaiy

Tidak ada gading tak retak. Setiap sisi kehidupan pasti tidak lepas dari kurang dan lebih. Demikian pula terhadap kepemimpinan seorang Kepala Desa (Kades). Sudah barang tentu ada perspektif pro-kontra yang melekat pada suatu pengambilan kebijakan.

 

Namun bila kita menakar lebih dekat kepemimpinan Kades Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep, Maskon, jelas mempunyai catatan baik selama kepemimpinannya. Maskon telah membuat suatu perubahan inovatif bagi wajah pembangunan sarana dan prasarana di daerahnya.

 

Di tangan Maskon, Desa Padangdangan mengalami tren positif (lebih baik dari sebelumnya). Perhatian utama Kades yang memimpin dua periode ini terutama menyangkut persoalan klasik, yakni sarana jalan. Maskon mengambil isu penting ini sebagai gebrakan awal, bahwa dirinya mampu mengendalikan Desa Padangdangan.

 

Rupanya Maskon menyadari betul, bahwa warganya menginginkan jalan-jalan di desanya harus selesai pengerjaannya. Karena hal ini memberikan nilai lebih bagi seorang Kades. Ya, masyarakat awam berpikirnya cenderung sempit. Bahwa, seorang kades di mata warganya akan dianggap sukses kalau semua jalan selesai dibangun. Dulunya hanya jalan setapak, kemudian disulap menjadi jalan lebar, dimana kendaraan truk bisa melintas. Ini merupakan bukti konkret bahwa seorang Kades telah berhasil.

 

Maskon terus menjemput bola demi untuk mendapatkan proyek jalan. Selama masa periode pertama ia memimpin, sarana jalan di desanya sudah selesai pengerjaannya.

 

Dampak dari proyek jalan di desa ujung timur wilayah Kecamatan Pasongsongan ini selesai pengerjaannya, Desa Padangdangan melaju pesat menyalip desa-desa lain di sekitarnya. Mobilisasi penduduk tak terkendala jalan rusak. Bahkan Kades Padangdangan terus berinovasi membuat pelabuhan pantai tempat bersandar perahu tradisional di daerahnya.

 

Dari sisi perekonomian masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan. Toko dan warung di Desa Padangdangan mulai menjamur di sepanjang Jalan Raya Pasongsongan-Sumenep. Gairah peternakan ayam di pelosok dusun tumbuh sangat baik dengan adanya akses jalan kendaraan roda empat. Bravo Desa Padangdangan.[]

 

Yant Kaiy, penjaga gawang apoymadura.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal-soal Bahasa Madura Kelas IV SD

Soa-soal Bahasa Madura Kelas III

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura PAS Kelas IV SD

Soal dan Kunci Jawaban Bahasa Madura Kelas 3 SD di Sumenep

Surajiya dan Juan Dali: sebuah Enigma dan Anak Kecil yang Mewarnai Langit

LPI Nurul Ilmi Gelar Peringatan Hari Guru Nasional 2025 dengan Baca Yasin, Tahlil, dan Doa Bersama

Mitos Uang Bernomer 999

Jurnal Pembelajaran Mendalam dan Asesmen 2.0 (Umum) dengan Topik Pendekatan Understanding by Design dalam Perencanaan Pembelajaran

Contoh Jurnal PPG Modul 1 Pembelajaran Sosial Emosional, dengan Topik Pentingnya Collaborative, Social, and Emotional Learning (CASEL)

Jurnal Pembelajaran PPG Modul 2 Filosofi Pendidikan dan Pendidikan Nilai