Rayuan



Pentigraf: Yant Kaiy

Pada banyak kisah, lelaki banyak takluk dan bertekuk lutut cintanya lantaran keseksian tubuh perempuan. Aku memiliki apa yang bisa membuatnya tergila-gila. Tubuhku sintal karena rajin berolah raga. Wajahku cantik, penyandang peragawati terbaik tiga besar tingkat provinsi. Pendidikanku magister di salah satu universitas negeri. Orang tuaku seorang pengusaha tambak udang dan memiliki banyak swalayan. Hidupku bergelimang kemewahan. Mungkin harta orang tuaku takkan habis sampai tujuh turunan.

Perjalanan cintaku gonta-ganti pasangan, dari hotel satu ke hotel lainnya. Semua mencicipi tubuh mulus ini. Setelah puas aku tendang ia jauh… Jauh ke laut.

Tapi kali ini sopir baru ayahku tak tergiur pada kecantikan dan kemolekan tubuhku. Ia berbeda dari pemuda lainnya. Kukira ia impoten. Di villa aku telanjang bulat di depan matanya. Ia tidak menerkamku.[]

Pasongsongan, 31/12/2020





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terobosan Baru: Pusat Therapy Buta Warna Indonesia Beri Harapan Nyata Bagi Penderita Buta Warna

Gaji Rp300 Ribu di 2026: Potret Nasib Guru Honorer dan Nakes yang Terlupakan Negara

Dikasih Hati Minta Jantung: Noktah Sejarah Imigran Yaman dan Ulama Nusantara