King dan Masjid Al-Akbar Pasongsongan

Amaniyah Tahir (Foto: Yant Kaiy)

Apoymadura, Sumenep – Masjid tertua di wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep adalah Masjid Jamik Al-Akbar yang terletak di Dusun Pakotan Desa Pasongsongan. Masjid yang mengalami beberapakali renovasi ini berada di pinggir sungai Pasongsongan sisi sebelah barat.

Menurut keterangan Amaniyah Tahir, bahwa masjid ini dibangun atas pemberian dana dari King.

“King adalah leluhur saya. Beliau berdarah Cina berasal dari Tiongkok Tibet. Datang dan menetap di Pasongsongan menjalankan perniagaan seperti kaum Tionghoa pada umumnya. Diperkirakan King mendarat di Pelabuhan Pasongsongan pada abad XVII,” papar Amaniyah Tahir kepada apoymadura.com. Sabtu (1/8/2020).

Sebagai seorang muslim taat, King menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekah. Kemudian King meninggal dunia di Surabaya dan dikebumikan di areal pemakaman Sunan Ampel Surabaya.

“King begitu mewarnai nuansa Islam di Pasongsongan. Ia sangat dekat dengan penduduk lokal. Maka tak ayal kalau King menjadi bagian terpenting pada peradaban Islam karena jasa-jasanya. Beliau bersama para keturunan Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin berjuang membesarkan Islam hingga akhir hayatnya,” tukas Amaniyah Tahir lebih jauh.

Syekh Ali Akbar Syamsul Arifin peletak Islam pertama di Kecamatan Pasongsongan. Buah perjuangannya dalam dunia Islam dilanjutkan oleh putra-putrinya. Beliau wafat pada 14 Jumadil Akhir 1000 H.(Yant Kaiy)
LihatTutupKomentar