Tangan Kosong
| Get Google |
Pentigraf: Yant Kaiy
Tonah menempuh perjalanan 47 kilometer dengan sepeda motor
untuk sampai ke kantor Debur. Ia ingin mengajukan proposal. Sanggarnya akan
mengadakan pagelaran seni tradisional yang akan dihadiri pejabat penting. Tonah
tak terbiasa mengemis. Jiwa seninya begitu tinggi. Tapi tidak seenak perutnya
sendiri. Di batinnya ada nilai tawar jika menyangkut kemanusiaan.
Tiba di kantor dengan ratusan pekerja, Tonah dipersilakan
menunggu oleh salah satu karyawan Debur. Ada satu jam lebih baru ada karyawan
mendekat. Ia mengatakan kalau Debur akan ke luar kota. Tonah menitipkan
proposal padanya untuk disampaikan ke Debur.
Sampai di tengah jalan kendaraannya mogok. Ternyata bahan
bakarnya habis. Di saku celana dan baju tak ada duit. Ia menuntun sepeda
motornya, membeli bensin eceran dengan menitip KTP-nya. Nasib…
Pasongsongan, 14/4/2020
