Sungai Pasongsongan Jadi Pembuangan Sampah

Kades Pasongsongan AS.Harianto (kiri) bersama
eks Kades Panaongan.

Apoymadura.com - Nasib Sungai Pasongsongan kini sangat memprihatinkan. Sungai yang membelah sekaligus jadi pembatas antara dua desa, yakni Desa Pasongsongan dan Desa Panaongan itu sekarang menjadi tempat pembuangan sampah. Kedua desa ini masuk dalam wilayah Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Madura.

Minimnya kesadaran masyarakat akan bahaya banjir, senantiasa mengancam jiwa penduduk yang bertempat tinggal di pinggir sungai. Hal itu karena terjadinya pendangkalan sungai. Lantaran Sungai Pasongsongan menjadi pusat pembuangan akhir ke laut. Dari beberapa anak sungai membuang airnya ke Sungai Pasongsongan.

“Sebagai warga Pasongsongan, terus terang saya khawatir. Mengingat sungai ini pernah mengalami banjir besar di era 1990-an yang mengakibatkan perahu nelayan hancur dan hilang diterjang banjir, terseret ke laut. Begitu pula dengan jembatan Pasongsongan sisi utara terputus. Bencana alam itu memang tidak sempat merenggut jiwa” beber Kepala Desa Pasongsongan Ahmad Saleh Harianto,S.Pt. kepada apoymadura.com. Rabu (8/4/2020).

Ketika ditanya tentang solusi apa dalam mengantisipasi bencana banjir selain tidak membuang sampah ke sungai.

“Saya sudah mengajukan proposal kepada Dinas Lingkungan Hidup Sumenep agar di sepanjang sisi sungai disediakan tempat sampah. Insya Allah dalam waktu dekat harapan itu akan terealisasi. Selain itu akan ada armada pengangkut,” terang Kades AS. Harianto meniscya.


Dari pantauan apoymadura.com di lapangan, terlihat di jembatan Sungai Pasongsongan bagian selatan ada sampah pembalut bayi tersangkut di bekas penyangga pipa saluran air. Dan di pinggir sungai sisi timur ada banyak tumpukan sampah. [Yant Kaiy]
LihatTutupKomentar