MI An-najah “Kolaborasi Penyeimbangan Narasi Pembelajaran Daring”
![]() |
| Foto: Suasana belajar-mengajar di MI An-Najah Pasongsongan- Sumenep |
Opini:
Akhmad Jasimul Ahyak
Dalam menyikapi adanya Pandemi infeksi virus corona.
Satuan lembaga Pendidikan swasta yang ada di Pasongsongan yaitu MI An-najah, tadi Sabtu 4 April
2020 mengadakan rapat pertemuan antar Pmpinan Yayasan, Komite, Madrasah, dan juga
ikut hadir semua para guru tanpa terkecuali. Dalam pembahasannya tidak lain hanya
penyeimbangan narasi dari semua unsur dari ketua Yayasan, ketua Komite, kepala Madrasah
dan juga semua guru untuk menyikapi pembelajaran siswa secara daring (online) yang
sudah merupakan hasil keputusan dari Pemerintah.
Pihak lembaga mengatakan: dengan adanya virus
corona semua orang memaksa untuk melakukan adaptasi, sekolah boleh tutup tapi
aktivitas belajar mengajar terus lanjut. Oleh sebab itu pihak lembaga
mengundang dari beberapa unsur pimpinan tersebut, untuk menyamakan pendapat yang
berkaitan tentang pembelajaran daring kepada siswa selama virus corona masih belum
teratasi.
Menurutnya, masalah virus pengaruhnya sangat
besar kepda masyarakat banyak tidak memandang siapa saja, terutama kepada
lembaga pendidikan. Dalam pembelajaran daring ini sedikit menimbulkan masalah terhadap orang tua wali yang
penghasilannya menengah ke bawah karena tidak gampang belajar melalui media
online, yang jelas butuh biaya untuk membeli pulsa paketan. Sedangkan dalam
kondisi seperti sekarang semua masyarakat harus berdiam diri di rumah untuk
menanggulangi menyebaran virus corona. Bagaimana mendapatkan uang kalau harus
di rumah, menurut penjelasan wali murid tersebut.
Dengan demikian pihak MI An-najah melakukan cara
penyeimbangan mengenai pembelajaran siswa di rumah msing-masing. Untuk siswa
yang mampu cara pembelajarannya menggunakan daring (online), bagi siswa yang tidak
mampu bisa menggunakan cara kontak telpon atau pihak lembaga menyediakan foto
copy bahan ajar untuk di kasih ke siswa tapi melalui orang tua wali untuk
mengambil bahan ajar tersebut ke madrasah. Bukan hanya itu, pihak lembaga tadi
juga mengadakan pembelajaran kepda semua guru tentang cara mengaplikasikan media
pembelajaran daring melalui online. Dengan adanya virus corona, lembaga yang
ada di bawah naungan Pendidikan Ma'arif Pasongsongan turut ikut berdoa semoga virus
corona cepat teratasi.

