Melawan Virus Corona
| Get Google |
Pentigraf: Yant Kaiy
Menangis memang kadang sebagai pelampiasan dari rasa yang
berkecamuk di dada. Tak ada yang bisa menangkal tangis itu sendiri. Lantaran
manusia dilahirkan ke alam fana ini dengan tangis. Yang menerima kehadiran sang
bayi juga tak lepas dari tangis.
Memang tangisku takkan berakhir. Tapi kali ini bahagia
mengapuri dinding kalbuku. Ibu kini pulih dari sakitnya. Aku ingin merayakan
kesembuhannya bersama orang-orang terdekat.
Ibu divonis tim dokter kalau terjangkit virus corona. Beliau
diisolasi di kamar tertutup. Tidak diperkenankan siapa pun menjenguknya. Hanya
dokter dengan pakaian khusus. Aku tak bisa bayangkan kalau Ibu sampai meninggal
dunia.[]
Pasongsongan, 12/4/2020
