Tembang Burung Malam
Tembang Burung Malam
Puisi: Yant Kaiy
rupamu buruk ketimbang burung kutilang
atau cenderawasih nan indah bulunya
terhadapmu manusia tak ambil peduli
kau tak putus asa nyanyikan kidung malam
penidur anak sedang menangis
mereka tak peduli atas suara sumbangmu
membelah batu-batu tebing
memecah gulita
hingga hujan jatuhkan tubuhmu
tapi suaramu tetap lantang
kau tidak sekadar menina bobokan bocah
atau bernyanyi tanpa irama
lebih dari itu, kau pemberi isyarat
pada mereka yang tertidur, pulas.
Pasongsongan, 1992
Publish: Koran Berita Yudha (4/10/1992)

