Tangis Bocah II

 


Tangis Bocah II

Puisi: Yant Kaiy

 

bocah-bocah di pinggiran trotoar

menadahkan tangan menanti koin terlempar

wajahnya layu, penampilannya lusuh

rambut acak-acakan

tiada lagi kasih dari orang-orang tercinta

penyebab dirinya ada di dunia

bait lapar-haus nyanyian doa

sepanjang usia

karena tangis bukanlah akhir

dari sebuah penderitaan.

 

Pasongsongan, 1992

 

 

Publish: Koran Berita Yudha (27/9/1992)

LihatTutupKomentar