Jilbab



Jilbab

Puisi: Yant Kaiy

 

sinar raut wajahmu tulus

dalam jilbabmu kutemukan liku tanyaku

yang mengambang pada riak senyummu

hanyut hasratku terbawa lembut sikap

muslimah dara masa kini

ya, aku terbuai pesona itu

kau lemparkan ikat pinggangmu

sehingga aku selamat badan

 

ucapan apa yang pantas kupersembahkan

rasanya sesungai air mata

takkan impas membayar segalanya

sebab jilbabmu kau belenggu nafsuku

aku tidak berdaya

menyerah pasrah pada-Nya

atas dosa menelanjangi mataku

 

pancuran nurmu hadir kembali

lewat kegelapan malam

membangkitkan imanku

dalam sujud.

 

Pasongsongan, 1992

 

 

Publish: Koran Berita Yudha (4/10/1992) 

LihatTutupKomentar