Goda I
Goda I
Puisi: Yant Kaiy
deburan ombak berkejaran
memilu memecah karang
kendati kudengar lapat dan samar
memanggil tangismu di daun inderaku
aku tegar, tanpa tergoyah
mencoba merangkak menelusuri jalan berbatu
jauh terhalang kabut hitam mencekam
aku dan kau terpisah, jauh…
namun kita selalu berusaha mendekat
kadang kilatan matamu memahat dada
member isyarat setia
mengobral kasih sayang gombal
gerak tubuh menggoda nafsu lelaki
jasad seksi, dada montok
bibir, betis, paha…
Pasongsongan, 1992
Publish: Koran Berita Yudha (4/10/1992)

