Akibat Virus Corona
| Get Google |
Pentigraf: Yant Kaiy
Sebagai guru honorer, Tonah menjadi sangat menderita dari
sisi kebutuhan hidupnya. Bagaimana tidak, dirinya sudah punya anak tiga yang
hanya mengandalkan pendapatan dari mengajar di Sekolah Dasar. Sedangkan suaminya
juga sebagai tenaga pendidik di tempat yang sama.
Mereka berdua mengandalkan honor per sekali masuk Rp
10.000,- Usaha sampingan mereka tak punya. Lahan pertanian juga tak ada. Mau
kerja kasar di tempat pamannya tak terbiasa.
Di kampungnya yang asri, masyarakat luas menilai mereka
memiliki pendapatan mapan. Otomatis pendapatannya juga mapan. Karena di kampung
mereka umumnya orang-orang bekerja di sawah, buruh pabrik, nelayan, sopir.
Pasongsongan, 4/4/2020
