Fenomena OMGB di Sumenep
Opini: Yant Kaiy Orang Madura, khususnya orang Sumenep adalah pekerja ulet dan tekun. Pantang menyerah sebelum sukses dalam genggaman. Sesuai dengan falsafahnya: Abantal omba’ asapo’ angin, alako barra’ apello koneng . (berbantalkan ombak berselimut angin, bekerja keras berkeringat kuning). Artinya, mereka kalau sudah bekerja akan selalu fokus pada pencapaian diri. Di perantauan mereka mampu lebih baik dalam kesejahteraan ketimbang berada di tanah kelahirannya. Di rantau mereka berperilaku hidup cukup sederhana, mengebiri kesenangan sesaat demi cita-cita mulia. Terbukti ikhtiar ini bisa mengantarkannya pada raihan sukses tak terelakkan. Tapi berbanding terbalik di tanah asalnya. Mayoritas kalangan sarjana baru lulus lebih memilih jadi tenaga kerja sukwan di kantor pemerintah dan beberapa di lembaga pendidikan, baik negeri atau swasta. Seolah tidak ada pilihan baginya bekerja di bidang lain agar taraf hidupnya bisa lebih baik. Padahal mereka tahu kalau bayaran te...