Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerpen

Cerpen: Satu Anak, Seribu Penyesalan

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Tona tak pernah menyangka pagi itu jadi awal dari kehilangan terbesar dalam hidupnya.  Anak lelaki satu-satunya menghembuskan napas terakhir akibat demam berdarah.  Semua terasa begitu cepat—dari demam ringan, perawatan di klinik, hingga perpisahan yang tak pernah ia bayangkan.  Tona dan suaminya, Debur, tak sanggup berkata-kata saat tubuh mungil anak mereka dibaringkan di atas pembaringan terakhir.  Dunia mereka runtuh dalam diam. Mereka berdua pernah menaruh harapan besar pada anak itu—untuk kelak tumbuh dewasa, menikah, dan memberi cucu yang bisa mereka gendong di hari tua.  Tapi kini harapan itu musnah, menyisakan ruang kosong yang tak tergantikan.  Yang tertinggal hanya bayangan kenangan dan kamar kecil yang tak lagi berpenghuni. Dalam duka yang dalam, penyesalan pun tumbuh jadi tembok dingin di antara Tona dan Debur.  Tona dulu bersikeras cukup memiliki satu anak agar tak repot, kini diam-diam merasa bersalah.  Sementara...

Cerpen: Mengabdi Tanpa Henti, Pensiun dengan Harga Diri

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Debur adalah seorang guru honorer yang telah mengabdi lebih dari 24 tahun di SD Negeri di desanya.  Setiap pagi, ia datang lebih awal dari siapa pun, menyiapkan materi pelajaran, dan menyambut murid-murid dengan senyum hangat.  Di balik dedikasinya yang luar biasa, Debur menyimpan harapan sederhana: Diangkat jadi ASN melalui jalur PPPK.  Tapi, harapan itu tak pernah jadi kenyataan.  Berkali-kali ia ikut seleksi, dan berkali-kali pula namanya tak pernah muncul dalam pengumuman kelulusan. Kini, di usia 61 tahun, Debur memutuskan pensiun dari tugasnya sebagai guru.  Ia pamit dengan mata berkaca-kaca, di hadapan murid-murid dan rekan sejawat yang mengenalnya sebagai sosok sabar dan tekun.  Meski negara belum sempat menghargai pengabdiannya secara layak, Debur pergi dengan hati lapang dan kepala tegak.  Dalam senyap masa tua, Debur tak sendiri. Ia ditemani istri setia mendampingi dari awal perjuangannya sebagai guru, serta tiga anak yan...

Cerpen: Sayur Harapan

Gambar
By: Suriyanto Hasyim Tona, seorang perempuan tangguh berusia enam puluhan. Ttiap pagi menyusuri jalan tanah menuju pasar di desanya.  Walau tubuhnya mulai renta, ia tetap setia membawa bakul berisi sayuran segar hasil kebun kecilnya.  Di rumah, suaminya, Debur, hanya bisa terbaring sejak terserang stroke lima tahun lalu.  Tona merawatnya seorang diri, menyuapi, membersihkan, dan menjaga dengan penuh kasih sayang, tanpa keluh. Berjualan sayur bukan sekadar mata pencaharian bagi Tona, melainkan bentuk cintanya yang paling tulus.  Hasil jualan itulah ia membeli obat untuk suaminya dan memenuhi kebutuhan hidup mereka.  Meski beberapa tetangga menawarkan bantuan, Tona menolaknya dengan lembut.  “Selama tangan ini masih bisa bekerja, biar saya usaha sendiri,” tekadnya.  Tiap siang, Tona pulang membawa hasil seadanya, duduk di samping suaminya, dan bercerita tentang hari itu.  Debur hanya bisa menatapnya, sesekali menggenggam tangannya, lembut. Di rumah ...

Cerpen: Garis yang Dilanggar

Gambar
Oleh: Suriyanto Hasyim Debur, seorang guru honorer di sebuah sekolah dasar negeri di pesisir.  Usianya 51 tahun, tubuhnya kurus dan rambutnya mulai memutih.  Meski hidup sederhana, Debur dikenal ramah dan sabar. Ia kerap membantu siapa pun yang ingin belajar, termasuk Tona, seorang mahasiswi dari perguruan tinggi swasta yang sedang kesulitan dalam pelajaran bahasa Inggris. Pertemuan mereka bermula di sebuah perpustakaan kecil milik desa.  Tona, masih berusia dua puluhan, datang meminta bantuan Debur untuk mengasah kemampuan bahasa asingnya.  Debur, yang melihat semangat belajar Tona, dengan senang hati mengajarinya.  Hari demi hari, mereka makin sering bertemu. Debur menganggap Tona seperti anaknya sendiri. Tapi, suatu sore, ketika pelajaran hampir usai, Tona tiba-tiba memeluk Debur erat dan mengecup pipinya.  Debur terkejut, tubuhnya menegang, dan seketika ia menjauh. "Aku ini sudah seperti ayahmu, Ton," kata Debur.  Tona menatapnya tajam, menolak mun...

Cerpen: Memilih Jalan Lain

Gambar
Oleh: Suriyanto Hasyim Setelah dua tahun memeras keringat sebagai kuli bangunan di Malaysia, Debur akhirnya pulang ke kampung halaman dengan harapan sederhana: memeluk istri dan anak yang ia rindukan tiap waktu.  Tapi, begitu ia menginjakkan kaki di depan rumah, suasana hening yang menyambut membuat dadanya terasa kosong.  Rumah itu tak lagi hangat. Tak ada istrinya, Tona. Tak ada suara tawa anaknya. Bagai tersambar petir, ketika Debur mendengar kabar dari tetangga, Tona pergi bersama lelaki lain. Dan lebih menyakitkan lagi, kini tengah mengandung anak dari pria itu.  Sedangkan anak mereka yang masih kecil pun dibawa serta. Saudara-saudaranya murka. Mereka mendesak agar Debur membalas.  "Biar kami yang urus! Atau kau sendiri, Bur! Harga dirimu diinjak!" kata salah satu dari mereka. Tapi Debur hanya diam. Di sudut kamarnya, Debur duduk sendirian. Ia bukan tak marah, tapi hidup telah mengajarinya banyak hal.  Ia tahu, membalas dendam bisa berarti menukar luka deng...

CERITA ANAK: Nyai Agung Madiya, Panglima Perang Pemberani dari Sumenep

Gambar
Pada abad ke-17 masehi, di sebuah kerajaan yang damai di Pulau Madura, hiduplah seorang perempuan pemberani bernama Nyai Agung Madiya.  Ia dikenal sebagai wanita bijaksana dan tangguh, ahli dalam strategi perang serta ilmu bela diri.  Suatu hari, Raja Sumenep, Bindara Saod, menerima permintaan bantuan dari Kerajaan Islam Aceh yang sedang berjuang melawan penjajah Belanda. Raja Sumenep pun memanggil Nyai Agung Madiya. "Nyai, Aceh membutuhkan bantuan kita. Aku percayakan kau memimpin pasukan kita untuk membantu mereka," kata Raja. Dengan tekad bulat, Nyai Agung Madiya menjawab, "Saya siap, Paduka. Akan saya bawa pasukan kita menuju kemenangan!" Singkat cerita, berlayarlah Nyai Agung Madiya bersama pasukannya menuju Aceh. Di sana, mereka bergabung dengan pejuang Aceh melawan Belanda.  Dengan kecerdikan dan keberaniannya, Nyai Agung Madiya memimpin serangan yang membuat Belanda kewalahan.  Pasukannya bertempur dengan gagah berani, dan akhirnya, kemenangan pun diraih! Se...

Rahasia Ikan Tahan Lama

Gambar
Cerita Anak: Yant Kaiy Kata Pengantar: Salam sejahtera bagi semua pembaca. Buku Rahasia Ikan Tahan Lama ini tercipta sebab adanya kenyataan yang terjadi di sekitar kita.  Dalam cerita ini, kita akan bersama-sama menjelajahi kehidupan anak gadis luar biasa dan belajar tentang cara membuat ikan supaya bisa tahan lama.  Kita dibawa kepada kehidupan anak pesisir yang cerdik, punya ide kreatif, pemikiran jauh kedepan. Memanfaatkan hasil laut bisa berguna dalam memenuhi kebutuhan ikan dilain waktu.  Melalui cerita ini, mari kita bersama-sama merenungkan kebermanfaatan jangka panjang supaya sumber ikan laut tidak cepat habis.  Selamat menikmati petualangan ini. Kita dapat mengambil inspirasi dari perjalanan hidup Tona, dalam keterbatasan ada peluang untuk berkarya nyata.  Semoga Anda menemukan banyak pesan moral didalamnya.  [Penulis] 01 Tona anak seorang nelayan. Keluarganya dari kalangan warga biasa-biasa saja. Penghasilan ayahnya hanya mengandalkan dari hasil l...

Gerak Jalan dan Sarapan Pagi

Gambar
  Cerita Anak: Yant Kaiy Pengantar Penulis: Selamat datang di dunia ajaib di mana petualangan salah seorang murid yang tidak memperhatikan anjuran gurunya. Pagi ini kita bertemu dalam kisah "Gerak Jalan dan Sarapan Pagi."  Dalam buku ini, anak-anak akan diajak untuk mengikuti cerita Sadar yang ikut lomba gerak jalan.  Mereka akan belajar tentang pentingnya gerakan fisik dan sarapan pagi melalui kisah yang penuh warna dan ceria. Buku ini tidak hanya akan menghibur, tetapi juga memberikan pesan moral dan tentang gaya hidup sehat.  Mari bergabung bersama Sadar, murid kelas IV pada salah sebuah Sekolah Dasar (SD) Negeri. Selamat membaca! 01 Sadar duduk di bangku SD kelas 4. Tubuhnya kekar mirip ayahnya. Matanya bulat, rambutnya ikal. Ayahnya seorang nelayan.  Kalau sore hari, Sadar bersama teman-temannya bermain sepak bola di pantai. Rumahnya berada di kawasan padat penduduk pesisir pantai.  Sebelum matahari terbenam, Sadar bergegas pulang karena ia harus mandi...

Kemarau September

Gambar
Cerpen: Yant Kaiy Di sebuah desa kecil yang tersembunyi di balik pepohonan lebat, hiduplah dua anak muda yang bernama Siska dan Debur.  Mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi sahabat yang tak terpisahkan. Namun, takdir punya rencana lain untuk mereka. Siska, gadis yang cantik dan cerdas, berasal dari keluarga yang kaya raya. Sedangkan Debur, seorang pemuda bersemangat, berasal dari keluarga yang sederhana dan miskin.  Mereka selalu menjalani hari-hari bahagia bersama, tanpa peduli akan perbedaan status sosial mereka. Suatu hari, sebuah kebenaran pahit terungkap. Siska secara tidak sengaja menemukan bahwa Debur berasal dari keluarga miskin.  Hal ini membuat hatinya tergoncang. Ia merasa malu dan takut dihina oleh teman-temannya jika mereka mengetahui kebenaran ini. Tetapi, Debur bukanlah tipe pemuda yang akan menyerah begitu saja. Ia memutuskan untuk berjuang keras dan berusaha menjadi orang sukses, bukan untuk membalas dendam atau mendapatkan perhatian Siska, tetap...

Cerpen Menikahi Janda Muda

Gambar
Karya: Yant Kaiy Ani adalah seorang gadis kampung. Sudah menjanda karena ditinggal mati oleh suaminya. Banyak laki-laki di desa mengincarnya. Hal itu membuat dirinya terganggu karena merasa tidak nyaman dengan hal itu. Semakin ia menghindar, makin banyak pula perjaka mendekat. Tak terpikirkan sebelumnya jika bakal mendapat kenyataan tak mengenakkan itu. Walau dalam hukum Islam sudah dihalalkan bersuami lagi. Tapi bayang-bayang suaminya selalu menghampiri mimpinya. Tidak mudah baginya melepaskan diri dari belenggu kenangan manis bersamanya. Lantaran usia perkawinan Ani masih belum genap delapan bulan, suami tercinta meninggal akibat kecelakaan naik sepeda motor. Lewat pesan teks dan suara pada aplikasi bergambar telepon dalam lingkaran hijau, banyak nomor telepon baru masuk. Ada yang merayu, mengajak kenalan, bahkan ada yang terang-terangan melamarnya. Tapi tidak satupun yang ia balas. Suatu ketika Ani dikejutkan kehadiran Debur ke rumahnya. Perjaka ini baru datang d...

Cerpen PENANTIAN TAK BERUJUNG

Gambar
Oleh: Yant Kaiy Ketar-ketir menanti keputusan juragan tempatnya bekerja, Debur mulai merenda jurus supaya tidak tenggelam di lembah kecewa. Ia tidak ingin asanya hangus oleh kegagalan demi kegagalan yang terus menghias hidupnya. Baginya, bulan ini merupakan catatan kelam, mungkin sukar terlupakan. “Masih belum ada keputusan, Bur?” tanya Santi dari arah belakang, mengagetkan Debur. “Belum,nih,” jawab Debur sekenanya. Lewat aplikasi sosial media, Debur kembali berselancar di dunia maya. Tak menghiraukan Santi yang sedang sarapan pagi. Santi sesungguhnya punya perhatian sama Debur, tapi cowok berkulit kuning langsat itu belum pernah berpikir kesana. “Udah, kerja di tempatku saja. Lagi pula kita bisa naik sepeda motor bersama,” tukas Santi tanpa mempedulikan perubahan sikap Debur. “Aku yakin kau bisa diterima kerja.” Sepekan kemudian Debur mulai bekerja di tempat Santi. Seiring waktu bergulir, Debur mulai jatuh cinta pada sosok dara teman kerjanya, Luna. Santi mul...

Cerpen JANDA DI UJUNG RINDU MENUA

Gambar
Karya: Yant Kaiy Muak pada kenyataan hidup acapkali menghias alam pikirnya. Mita tak mampu menghalau prasangka buruk tentang Debur. Gadis sintal itu tak mau gagal untuk ketiga kalinya. Terlalu kental pengorbanan Mita untuknya. Korban harga diri, materi, waktu dan rindu karena jarak telah memisahkan keduanya. Debur meninggalkan Mita karena satu pekerjaan. Itu demi masa depan rumah tangganya. Mita menjanda dua kali tanpa anak. Lalu ia dinikahi Debur. Paras cantiknya, bentuk tubuhnya dan kulit mulusnya memikat kaum Adam untuk memilikinya. Tapi Mita punya kekurangan. Yakni Mudah cemburu buta. Sedangkan Debur adalah pemain sepak bola. Walau bukan sebagai pemain bintang, namun ketampanannya memikat hati Mita. Keduanya saling jatuh cinta. Lalu mereka mengikat ikrar suci di depan penghulu. Belum genap lima bulan pernikahannya, Debur ikut kerja temannya di luar kota. Awalnya biasa-biasa saja. Akan tetapi Mita tidak kuasa menahan gejolak asmara. Mita cukup tersiksa karena keb...

Cerpen BINGKAI KIDUNG DEBAT KUSIR

Gambar
Karya: Yant Kaiy “Manusia Indonesia sekarang lebih takut lapar ketimbang takut sama Tuhannya. Janji jabatan hanya formalitas. Dalam sumpah di bawah kitab suci, mereka akan tunduk dan patuh terhadap perundang-undangan yang ada. Tapi seenak perutnya mereka telah membuat kerusakan di muka bumi. Memporak-porandakan tatanan sosial budaya warisan para leluhur,” ujar Rina geram. “Para pejabat lupa, bahwa baju dan sepatunya diperoleh dari hasil keringat masyarakat. Dia hanya sebagai pengelola. Namun mereka tidak amanah. Rakyat sengsara. Mereka tidak peduli. Selebihnya hanya prihatin,” tambah Debur. “Kita sebagai bangsa besar mempunyai sumber daya alam berlimpah-ruah. Semua ada di bumi nusantara kita. Kenyataannya masyarakat banyak yang jatuh miskin,” pintas cewek berambut lurus sebahu. “Aparat pemerintah sejatinya menjadi abdi masyarakat karena mereka diberi kepercayaan untuk menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Bukan membuat kita sebagai rakyat dipersulit mendapatkan ha...

Cerpen BERLINDUNG DI BAWAH NAUNGAN SANTET

Gambar
Karya: Yant Kaiy “Kau benar-benar menyukainya, Bur? Keputusanmu sungguh amat disayangkan.   Saran teman-teman kita, mereka menyampaikan ke aku agar kamu menjauh darinya. Aku bukan ingin mengomporimu,” ucap Fina di kantin kampus di suatu senja. “Aku sangat menyayanginya. Memang ada apa dengan dia?” Debur bertanya karena mengundang penasaran. Salah satu penyebab Debur menyukai dia   karena kecantikan akhlaknya. Walau Debur tahu wajah dan penampilannya biasa-biasa saja. Tidak lebih dari gadis lain di kampusnya. “Kau tahu latar belakang dia? Maaf aku telah kepo dalam urusan ini. Sebagai teman, kita jangan hanyut dan mudah tertipu. Penglihatan manusia seringkali memperdaya cinta itu sendiri,” Fina mengingatkan Debur. “Kau tahu banyak tentangnya, Fin?” gali Debur tanpa tedeng aling-aling. Fina mengalihkan pandangan ke sekitarnya. Lalu mata Fina mencoba menguliti air muka cowok di depannya. “Sebelum segala sesuatunya menimpa, alangkah baiknya kamu mencari i...

Cerpen RATAPAN GURU HONORER

Gambar
Karya: Yant Kaiy Satu dari berjuta pesaing guru honorer di tanah air adalah Debur. Ia berkompetisi dalam rekrutmen pegawai pemerintah untuk mendapatkan pengakuan dan tunjangan hidup layak. Nasibnya tak menentu. Pengabdiannya menguap. Ikhlasnya bertahun-tahun mengajar tak membuahkan hasil. Ia terdepak. Bercita-cita menjadi pegawai pemerintah sejak kecil. Debur menyelesaikan sarjana sesuai jurusan. Beberapakali Debur ikut tes. Tapi tak pernah nyangkut. Kecewa, tentu pasti. Apa boleh buat. Mau berontak kepada siapa. Usia Debur sekarang menginjak 51 tahun lebih 11 bulan. Rambutnya berwarna dua. Lebih banyak ubannya. Kulit keriput. Kalau membaca buku harus pakai kacamata. Beralih ke profesi lain baginya belum terfikirkan. Apalagi 5 tahun lalu istri Debur sudah meninggal dunia. Mau tidak mau dia harus melanjutkan usaha istrinya berjualan gorengan di simpang empat, tempatnya mangkal. Debur berjualan habis pulang mengajar. Tiba di rumah pukul 9 malam. Semasih ada istri, ...

Cerpen DUNIA GEMERLAP MALAM

Gambar
Karya: Yant Kaiy Pengkhianatan Eni takkan pernah dilupakan Debur sepanjang hidupnya. Ia meninggalkan luka teramat dalam. Ia berselingkuh. Eni bermain cinta di belakang Debur dengan pria lebih tampan, lebih mapan kehidupannya. Eni tergiur gemerlap dunia. Ia buta, bahwa di atas langit masih ada langit. Maka ketika Eni mengajukan cerai, Debur tidak keberatan melepaskannya. Toh, masih banyak bunga bermekaran menanti datangnya seorang pria. Debur cukup kasihan atas jalan yang ditempuh Eni. Disangka membangun rumah tangga segampang mengedipkan mata. Semua pasti melewati suka-duka. Kegagalan itu merupakan awal sukses Debur menggapai cinta. Ia dipertemukan dengan seorang dara. Cantik dan penyabar. Sikapnya keibuan di mata Debur. Debur mulai menelusuri rekam jejaknya dan siapa keluarganya. Ternyata dia anak bos tempatnya bekerja. Ia lagi mengelola perusahaan lainnya di luar kota. Debur kaget mendapatkan informasi tentang Eni. Cowok bertampang lembut itu mulai mengatur jar...

Cerpen HEBOH WANITA CARI SUAMI

Gambar
Karya: Yant Kaiy Lagi-lagi jagat maya digemparkan kehadiran sebuah postingan di sosial media. Seorang wanita mencari calon suami dan akan digaji 5 juta setiap bulan. Tentu asyik. Super menggiurkan. Segala kebutuhan hidupnya dijamin. Seperti sandang, pangan dan papan selama hidup serumah. Lebih diutamakan bagi pria pengangguran. Sontak komentar netizen membanjiri akun bernama Mawar71 tersebut. Sedangkan foto profil tidak begitu jelas, sengaja dikaburkan oleh pemiliknya. Tapi ia mempersilakan para netizen yang serius bisa langsung menghubunginya. Atau bisa pula mengajukan lamaran kepadanya. Biodata dan foto diri netizen wajib disertakan. Begitulah keterangan yang tertulis. Secara tidak sengaja Debur melihat postingan itu sehabis pulang kerja. Iseng-iseng dia berkomentar: “Ini beneran atau penipuan?” Rupanya komentar Debur dapat tanggapan: “Ini beneran. Kakak bisa chat ke nomor yang ada di bawah.” Debur lalu pergi mandi dan makan malam. Menjelang tidur Debur dihubun...

Cerpen MIMPI MENJEMPUT ISTRI

Gambar
Karya: Yant Kaiy Maya tidak mau ambil pusing terhadap tingkah suaminya. Ia tidak peduli. Ia tidak lagi menegur. Tidak pula mengurus kebutuhan suaminya tatkala berada di rumah. Namun Maya tetap melayani urusan ranjang walau tidak semesra dulu. Bagaimanapun status mereka berdua tetap sebagai suami-istri. Perselingkuhan Angga dengan Dian cukup membuat Maya terluka. Mereka tertangkap basah berduaan di kamar kontrakan Dian. Sama-sama telanjang bulat. Mereka telah melakukan zina. Sedangkan Dian sudah memiliki suami. Tapi suaminya tiga tahun tidak pernah pulang, bekerja di negeri Upin & Ipin. Akhirnya Dian hamil. Angga menikahinya. Maya minta cerai. Angga mengabulkan. Maya menjalin cinta dengan Debur. Orang tua Debur tidak suka Maya. Alasannya, Maya menyandang status janda anak satu. Bagi keluarganya itu tidak adil. Debur berjuang tanpa kenal lelah untuk mendapatkan restu kedua orang yang menyebabkan dirinya ada di dunia. Ia melakukan apa saja untuk menyenangkan hati ked...

Cerpen ANGIN CINTA JANUARI

Gambar
Karya: Yant Kaiy Siska membenci Debur karena ada sebuah persaingan diantara mereka berdua di kantornya. Siska kalah mendapatkan posisi yang diidam-idamkan. Yaitu sebagai kepala devisi strategi marketing. Padahal Siska lebih senior di perusahaan ketimbang Debur. Bagi teman-teman Siska, wajar jika akhirnya dia melampiaskan kekecewaannya terhadap cowok bertampang artis Korea tersebut. Pada mulanya Siska kenal baik sama Debur. Meski tidak akrab. Sebab karyawan di perusahaan minuman kesehatan itu berjumlah ratusan orang. Sementara Siska dan Debur tidak satu devisi. Suatu ketika Siska menggelar acara hari ulang tahun di rumahnya. Dia hanya mengundang rekan kerja satu devisi. Demi mengetahui Siska berulang tahun, Debur datang membawa bingkisan. Semua hadirin kaget karena mereka tahu kalau hubungan Siska dan Debur suasananya lagi memanas. Sebagai tamu tak diundang, Debur mengucapkan: “Semoga panjang umur dan dipermudah segala urusan.” Siska bergeming. Sikapnya serba sala...

Cerpen KISAH ANAK SANG KORUPTOR

Gambar
Karya: Yant Kaiy Dewi menyadari betul kalau dirinya bukan orang suci. Maka ketika ada orang menilai ibadahnya hanya sebuah kamuflase untuk  mengaburkan nilai jelek yang melekat pada dirinya,  Dewi tetap bergeming. Senantiasa Dewi tidak peduli pada penilaian masyarakat tentang jati dirinya. Baginya ibadah kepada Tuhan dimaksudkan sebagai bentuk kewajiban yang harus dikerjakan. Menjauhi larangan-Nya menjadi target Dewi dalam menapaki kehidupan fana ini. Ia senantiasa berbaik sangka terhadap mereka yang mau menjatuhkan dirinya. Tak ada waktu baginya membenci orang lain. Dewi senantiasa berdoa baik bagi siapa saja tanpa terkecuali. Baik bagi mereka yang telah terang-terangan menjahatinya, apalagi bagi mereka yang berbuat baik terhadap dirinya. Semua yang Dewi lakukan ikhlas adanya.  Ayah Dewi adalah seorang pejabat penting di negeri ini. Ia terlibat kasus korupsi dan dijebloskan ke penjara. Ia dijatuhi hukuman mati. Ibunya terjerat hukuman seumur hidup karena jadi...